Sebanyak 55 anak dan
pelajar dari berbagai SMP dan SMA/K di Kota Salatiga menggelar Konggres Anak
Kota Salatiga di Gedung Widya Graha Sinode pada Jumat pekan lalu. Dalam
kegiatan yang bertema “Cintai Anak Salatiga” ini diprakarsai oleh Rumanksa
(Forum Anak Salatiga) dan didukung penuh oleh Bapermasper, KB dan KP,
Disdikpora, dan Dispertankan Kota Salatiga.
Rezky Brilyan Tuhumury dan
Adventina Radmyastuti yang merupakan siswa SMP N 2 Salatiga terpilih sebagai
Ketua dan Wakil Forum Anak Salatiga periode 2012-2014 yang berhak mewakili
Salatiga dalam Forum Anak Tingkat Jateng pada Juni mendatang. Ketua Panitia,
Bayu Setyawan mengatakan, kongres ini digelar atas dasar program kerja Forum
Anak Salatiga (FAS). Dirinya berharap, para peserta dapat berlatih untuk
belajar demokrasi bahkan bebas untuk menyampaikan aspirasinya. Aspirasi pun tak
terbatas pada masalah anak saja, topik seputar pemerintahan juga diperbolehkan.
Dari kongres itu dihasilkan
10 kesepakatan suara anak Salatiga, yakni anak Salatiga menginginkan
infrastruktur Kota Salatiga layak anak, membutuhkan ruang kesekretariatan untuk
kegiatan dan berkoordinasi, pengoptimalan Car Free Day, ingin diikutsertakan
dalam musrenbang, adanya kartu insentif untuk anak berprestasi.
Selain itu anak Salatiga
juga menginginkan optimalisasi perpustakaan keliling, puskesmas keliling,
dibentuknya layanan telepon sahabat anak, perlindungan Eksa (Eksploitasi
seksual dan komersial anak), dan menginginkan dukungan Pemerintah Kota Salatiga
dalam bentuk material ataupun nonmaterial untuk mendukung program kerja yang
disepakati.
Walikota Salatiga, melalui
Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan SDM Hj. Endang DW menyatakan,
kongres ini diharapkan dapat memotivasi kesejahteraan khususnya anak-anak
Salatiga. Untuk mendidik dan membimbing anak itu dibutuhkan tindakan riil,
bukan hanya teori saja. “Dengan terbentuknya Forum Anak Salatiga ini diharapkan
dapat memaksimalkan pengetahuan, merasa bersama satu rasa satu persaudaraan dan
kesetiakawanan. Bahkan forum ini juga harus mendapatkan pembimbingan serta
perlindungan,” kata Endang DW sesaat sebelum membuka kongres anak Salatiga ini
dengan pemukulan kentongan berkali-kali.
**www.jatengprov.go.id/newsroom_Salatiga**