SALATIGA - Dalam rangka menyambut Visit Jateng 2013, Pemkot Salatiga akan menggelar event bertajuk “Salatiga Menari” yang akan dilangsungkan pada bulan Mei 2012 mendatang, di sepanjang Jalan Diponegoro dan Jalan Jenderal Sudirman Salatiga. Dalam event ini ditargetkan sebanyak 5000 penari yang menari selama 10 jam.


Menurut Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubkombudpar) Kota Salatiga, Bustanul Arifin melalui Kabid Kebudayaan Wido Muwardi mengatakan bahwa “Salatiga Menari” dimaksudkan untuk menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke Kota Salatiga. Rencananya event ini akan dicatatkan dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai tarian terlama.


Sebelumnya, Kota Solo pernah mencatatkan rekor menari terlama, tetapi hanya enam jam. Dan Salatiga menargetkan lebih dari itu, yakni sepuluh jam. Namun Wido membantah jika event ini dikatakan meniru Kota Solo, dirinya berpendapat bahwa rencana “Salatiga Menari” ini telah lama menjadi agenda Dishubkombudpar Salatiga.


Rencananya penari akan diambil dari sanggar-sanggar tari yang ada di Kota Salatiga dan sekitarnya. Saat ini tercatat delapan sanggar yang resmi melatih tari di Kota Salatiga. Dari jumlah tersebut akan ditambah dengan penari yang berasal dari kalangan pelajar. Untuk itu, dirinya akan berkoordinasi dengan seluruh sekolah yang ada di Salatiga untuk mengikutsertakan seluruh siswanya.


Dalam pelaksanaannya, 5000 penari akan menari tarian tradisional dan kreasi lengkap dengan busana khas Jawa. Dengan adanya acara ini diharapkan untuk dapat menanamkan rasa cinta kebudayaan tradisional kepada kawula muda sekaligus mensukseskan program pemerintah Visit Jateng 2013.*Humas Salatiga*