Misi 3 : memantapkan kondisi sosial budaya yang berbasiskan kearifan lokal
Wonosobo - Salah satu kegiatan praktek kerja lapangan mahasiswa AKPER Pemprop
Jawa Tengah di Wonosobo, adalah setiap mahasiswa membina satu keluarga masalah
kesehatan lansia. Selain melakukan pendataan sebanyak 285 orang di Desa
Plobangan, dapat diperoleh rumusan permasalah yaitu kebersihan lingkungan serta
pola hidup bersih dan sehat, demikian Asiarudin pemaparan hasil praktek kerja
lapangan.
Mahasiswa AKPER sebanyak 41 orang sejak 10 Mei sampai dengan 5 Juni 2010, telah
melaksanakan kerja lapangan di Desa Plobangan Kecamatan Selomerto. Mahasiswa
itu merupakan tenaga kesehatan, perawat dari puskesmas, Rumah Sakit Pemerintah
Kabupaten Wonosobo. Kepala BAPPEDA ir. Lutfi Amin, Ms.I membacakan sambutan
penarikan tertulis Bupati Wonosobo, antara lain mengemukakan selaku kepala
daerah memiliki tanggung jawab terhadap sektor kesehatan masyarakat. Salah satu
wujud dari tanggung jawab melalui kerjasama dengan perguruan tinggi, dengan
pola kemitraan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten
Wonosobo.
Bupati memberikan apresiasi titik berat praktikum lapangan ini yaitu upaya
mewujudkan rintisan desa siaga, dan berharap di masa mendatang masyarakat akan
memiliki kesadaran dalam penanganan kegawat darutatan akibat bencana alam, juga
masalah kesehatan yang timbul didesanya secara mandiri. Suharsi, Skm, Mkes
Direktur Akper Pemprov dalam sambutan penerimaan mengatakan, para mahasiswa
dalam melaksanakan PKL untuk mengimplementasikan konteks perawatan komunitas,
dimana keluarga sebagai unit terkecil dari komunitas, menjadi sasaran utama
dalam pelayanan keperawatan, karena masyarakat sehat akan terwujud keluarga
yang sehat.
Sebagai wujud Tridharma Perguruan Tinggi Akper Pemprov, setiap tahun
melaksanakan program PKL, membantu upaya preventif dan promotif terhadap penyakit
lama maupun baru, pendidikan kesehatan pada remaja melalui kegiatan Saka Bhati
Husada serta kesehatan ibu dan anak. Di akhir acara dilakukan tukar menukar
cindera mata oleh Kepala BAPPEDA dengan Direktur Akper Pemprov, dihadiri
pimpinan SKPD, Camat Selomerto, Puskesmas Selomerto dan dosen pembimbing. (kontributorHumas)