GETASAN - Sebanyak sembilan warga di empat kecamatan yang mengalami musibah kebakaran dan tanah longsor mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Semarang dan PMI Kabupaten Semarang. Bantuan masing-masing berupa beras 15 kilogram dan aneka kebutuhan  sehari-hari diserahkan oleh Bupati H Mundjirin langsung kepada para korban secara marathon di Kecamatan Ungaran Barat, Jambu, Getasan dan Bandungan, Rabu (13/6) pagi hingga sore.

 

Ikut mendampingi penyerahan bantuan itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pudji Hutomo SH MM, Ketua PMI Kabupaten Semarang Hj Bintang Narsasi Mundjirin serta pejabat terkait lainnya.

 

Bupati H Mundjirin saat penyerahan  bantuan meminta para warga yang menjadi korban bencana untuk tetap tabah. Sebab bencana yang dialami merupakan peringatan dari Tuhan Yang Maha Esa agar lebih baik lagi dalam menjalani kehidupan. “Jadikan peringatan berupa bencana ini sebagai ujian bagi kita semua untuk memperbaiki tingkah laku dan waspada dalam segala hal,” katanya.

 

Kepala BPBD Pudji Hutomo menjelaskan hingga semester pertama tahun 2012 tercatat ada 59 laporan bencana yang masuk. Diantaranya berupa kebakaran, tanah longsor dan angin puting beliung. “Khusus untuk mengantisipasi bencana kebakaran, kita akan mengusulkan penambahan unit mobil damkar berikut personelnya. Unit ini direncanakan ditempatkan di Tengaran untuk dapat menjangkau wilayah selatan,” terang pejabat yang akrab dipanggil Momok ini.

 

Ditambahkan, saat ini Pemkab telah memiliki tiga unit mobil damkar yang ditempatkan di Ungaran sebanyak dua unit dan satu unit di Ambarawa. Penambahan satu unit mobil damkar dan lima personel diharapkan dapat meningkatkan pelayanan terutama di wilayah Kabupaten Semarang bagian selatan.

 

Menyinggung tentang dana tak terduga bantuan bencana yang dianggarkan sebanyak Rp 1 miliar pada tahun 2012 ini, Pudji Hutomo memperkirakan tidak akan mencukupi untuk kebutuhan selama satu tahun. Karenanya, pihaknya juga berencana mengajukan tambahan dana Rp 500 juta di perubahan APBD 2012. “Tambahan dana itu juga sebagai antisipasi terjadinya bencana pada semester kedua tahun ini,” ujarnya lagi.

Sementara itu salah seorang penerima bantuan, Suparno (54) warga Kampung Sendangwaru RT 02/RW 01 Kelurahan Sidomulyo Ungaran Barat mengaku senang dengan bantuan itu. Dia menderita kerugian material karena sebagian rumahnya terbakar akibat ledakan tabung gas. Selain itu juga dia terpaksa menjalani rawat inap di RSUD Ambarawa selama sepuluh hari karena  mengalami luka bakar cukup parah di tangan kanan dan beberapa bagian tubuhnya.

 

Sedangkan penerima bantuan lainnya karena musibah kebakaran adalah Sumiyem, warga dusun Karangnongko RT 19/RW V Desa Klero Tengaran dan Mujiono warga Dusun Kendal RT 31/RW 13 Desa Jetak Getasan. *newsroomPemkabSmg_junaedi