Kendal - DPD KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) bekerja sama dengan dinas Pemuda dan Olah raga menghelat acara Rakor Kepemudaan yang bertema membangun Pemuda Berkarakter dan Berdaya Saing menuju Kendal Maju Berprestasi di Operation Room, Kamis (14/6)


Ketua DPD KNPI Kabupaten Kendal, Ali Martin, SIP, MSi mengemukaan inti tujuan pembangunan kepemudaan yaitu berkarakter dan berdaya saing sehingga penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan potensi pemuda dalam bidang kepemimpinan, kewirausahaan dan kepeloporan pemuda harus terus dipacu sehingga akan terbentuk pemuda berkarakter dan berdaya saing dan berprestasi sesuai cita-cita yang diharapkan.


Berbagai permasalahan kepemudaan yang muncul seperti masih rendahnya tingkat pendidikan pemuda, tingginya tingkat pengangguran, adanya kecenderungan meredupnya nasionalisme di kalangan sebagian pemuda serta masalah - masalah lainnya maka dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, elemen masyarakat dan dunia usaha untuk bersinergi bersama guna mewujudkan pemuda yang berkarakter, imbuh Ali.


Selain itu masih terbatasnya prasarana dan sarana seperti gedung pertemuan untuk memfasilitasi para pemuda untuk menyalurkan bakat maupun potensinya di Kendal belum tersedia, kedepan Kabupaten Kendal diharapkan bisa mewujudkannya, tambah Ali. 


Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Drs. Gunoto Agung Winarno, MPd selaku Key Note Speech mengatakan,"dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah hanya ada satu Kabupaten yang mempunyai Dinas pemuda dan Olah Raga yaitu Kabupaten Kendal, dengan tujuan agar masalah kepemudaan dan olah raga bisa menunjukkan prestasinya di Kabupaten Kendal.

Sementara itu Bupati Kendal yang di wakili Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM, Tatang Iskandariyanto, SH menjelaskan bahwa karakter pemuda yang pantas menjadi penerus bangsa yaitu religius, kompetitif dan kemandirian. Religius dikandung maksud pembangunan kualitas SDM pemuda harus dilandasi nilai-nilai religius supaya dapat menjadi jaminan terwujudnya keharmonisan antar pemuda. Kompetitif yaitu bertanggungjawab terhadap tindakan yang diambilnya,berdaya saing serta memilki jiwa kepemimpinan,kewirusahaan,kepeloporan dan semangat kebangsaan, sedangkan kemandirian dimaksudkan agar para pemuda kreatif dan inovatif, siap merebut peluang-peluang dengan cara cerdas dan sportif. (*** kontributor Kendal/hedj/P )