PURBALINGGA – Sebanyak 501 calon jemaah haji Kabupaten
Purbalingga mengikuti Bimbingan Masal Manasik Haji pertama. Peserta manasik ini
adalah seluruh calon jemaah haji yang masuk dalam porsi pemberangkatan tahun
1433 H atau 2012 Masehi. Ungkap Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko MSi
saat membuka kegiatan manasik kamis (28/6) di Gedung Sarwaguna .
Bupati mengaku ikut merasakan kegembiraan dan rasa syukur yang tengah
dirasakan para calon jemaah haji. “Pasti ibadah haji yang akan dilakukan sudah
diniati jauh hari, bahkan mungkin semenjak masih muda. Dan sekarang baru akan
terlaksana. Inssyaalloh saya bisa ikut merasakan kesyukuran itu,” ungkapnya
Kegiatan manasik haji, ujar Heru, merupakan pembekalan yang harus diikuti dengan serius. Supaya
rangkaian ibadah haji dapat dilaksanakan dengan sempurna. “Seluruhnya bisa
dilaksanakan sesuai dengan tutunan yang ada,” tegasnya.
Sementara Plt Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Purbalingga Drs
H Bambang Sucipto MPdI, mengatakan bahwa bimbingan manasik haji akan
dilaksanakan sebanyak 10 kali pertemuan. Dengan rinciannya 4 kali pertemuan di
kantor Kementerian Agama dan 6 kali di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan. Dia
menuturkan, kegiatan manasik di KUA akan dilaksanakan mulai 2 Juli dan harus
sudah selesai sebelum ramadhan 1433 H. Sedangkan
praktek manasik secara masal baru akan dilaksanakan setelah lebaran idul fitri.
“Tujuannya diadakan manasik haji adalah untuk memberikan bekal
pengetahuan kepada calhaj tentang berbagai hal menyangkut pelaksanaan ibadah
haji,” katanya.
Menyinggung besarnya minat masyarakat untuk beribadah haji, Kasi Urusan
Haji dan Umroh Kantor Kemenag Purbalingga
Drs H Siswadi mengakuinya. Hingga kini, kata dia, telah tercatat sejumlah
5.250 pendaftar calon jemaah haji. Jumlah itu merupakan calon jemaah haji yang
masuk daftar tunggu hingga 2020. “Untuk tahun ini ada 501 calhaj yang
diharapkan bisa berangkat musim haji 1433 H. Seluruhnya belum melunasi BPIH karena masih menunggu
keputusan Presiden,” jelasnya. *Kontributor
Humas Purbalingga