Misi 6: Mewujudkan kondisi aman dan rasa aman dalam kehidupan masyarakat.


 

KUDUS - Semua bisa bernafas dengan lega. Akhirnya komunitas Sedulur Sikep kini telah mempunyai KTP. Penyerahan KTP ini secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Kudus kepada Margono dan istrinya, yang merupakan sesepuh Sedulur Sikep dan telah bermukim di dukuh Kalioso desa Karangrowo kecamataan Undaan Kudus secara turun temurun. KTP yang diterimakan berjumlah 119 KTP. Penyerahan ini berlangsung setelah dilakukannya peresmian jembatan Gading di desa tersebut, Selasa malam (9/3) yang lalu.

 

Menjadi terasa istimewa karena baru kali inilah komunitas Sedulur Sikep bisa mempunyai KTP. Sebelumnya, dari kurang lebih 158 orang dengan 53 Kepala Keluarga, belum pernah ada diantara mereka bersedia untuk mempunyainya.

 

Komunitas ini merupakan sebuah komunitas para penganut paham Samin-isme yang ada di Kudus. Para penganut paham ini terkenal akan konsistensinya dalam bersikap dan teguh memegang tradisi turun temurun. Sehingga mereka tidak bisa begitu saja menerima nilai-nilai baru yang masuk ke kehidupan mereka, apalagi jika jelas-jelas bertentangan.

 

Secara pribadi, Bupati Kudus bisa berbangga hati, karena baru pada era kepemimpinannyalah para penganut Sedulur Sikep ini bisa ber-KTP. Hal ini menunjukkan bahwa komunitas ini sudah mulai terbuka dengan berbagai kebijakan pemerintah dan bahkan memberikan dukungan manakala kebijakan tersebut bermanfaat untuk masyarakat luas. “Pencapaian ini bukan milik saya pribadi, namun merupakan pencapaian bersama. Tidak ada yang diuntungkan secara sepihak disini, karena pada prinsipnya semua demi kemajuan bersama, demi kebaikan untuk semua”, papar Bupati.

 

Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa hal ini dimungkinkan karena saat ini  layanan KTP online telah tersedia di desa. Sehingga masyarakat akan lebih mudah dalam melakukan proses pembuatan maupun perpanjangan KTP. “Semua tak lepas dari peran serta Dinas Capilduk, Pemerintahan Kecamatan, dan Pemerintahan Desa yang selalu berupaya untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat”, kata Bupati sesaat sebelum dimulainya pagelaran wayang kulit sebagai bagian dari acara peresmian tersebut. (Kontributor Humas Kudus-Erwin)_BS