CILACAP. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji,
Rabu (9/05) meresmikan gudang penyimpanan padi Lembaga Distribusi Pangan
Masyarakat/LDPM dari Gabungan Kelompok tani/Gapoktan Sri Basuki desa Kalikudi
kecamatan Adipala. Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan untaian
bunga oleh Bupati Cilacap, disaksikan para warga masyarakat desa Kalikudi dan
sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Cilacap.
Menurut Ketua Gapoktan Sri Basuki Kalikudi, Sarda Sastro Wijoyo, mulai Pebruari
hingga Mei 2012, Gapoktan Sri Basuki telah mampu menyetorkan beras ke bulog
sejumlah 230 ton. Kerjasama dengan bulog, didukung dengan modal awal sebesar
150 juta pada Nopember 2011.
Modal tersebut kini telah berkembang menjadi
1,5 milyar.
Kepala gudang bulog Maos, Heri dalam kesempatan yang sama mengatakan, kerjasama
dengan gapoktan Sri Basuki dimulai tahun ini. Dan beras yang disetor oleh
Gapoktan Sri Basuki kualitasnya memenuhi standar bulog. Bulog tidak menetapkan
target jumlah beras yang harus disetor Gapoktan Sri Basuki ke Bulog. Kalau bisa
sebanyak-banyaknya tetap kami terima, ujar Heri.
Beras yang masuk ke Bulog, lanjut Heri, dipersyaratkan memenuhi beberapa
Kriteria antara lain, kadar air 14 persen, broken/butir patah sebesar 2 persen,
menir 2 persen dan kuning rusak sebesar 3 persen.
Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji dalam kesempatan tersebut menyampaikan,
Cilacap memiliki potensi yang sangat besar di bidang pertanian, dengan luas
baku sawah yang mencapai 63 ribu hektar lebih. Manakala budidaya padi ini bisa
dikelola dengan baik, tentunya akan memberi sumbangan yang besar bagi
peningkatan produksi pertanian dan peningkatan kesejahteraan para petani
Cilacap. www.jatengprov.go.id/newsroom_Cilacap