PURBALINGGA – Sebanyak 252 lembaga yang
terdiri dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pusat Kegiatan Belajar
Masyarakat (PKBM) dan Mitra Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi)
menerima Bantuan Keuangan Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) senilai
total Rp 1,68 Miliar.
Bantuan itu diserahkan secara simbolis
oleh Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko MSi di Pendopo Dipokusumo, Senin
siang (21/5).
“Mohon bantuan ini untuk diserahkan tepat
sasaran, baik penerimanya maupun peruntukannya,” himbau Bupati kepada
perwakilan penerima bantuan. Bupati mengibaratkan bantuan ini seperti titipan
barang pecah belah, harus sampai ke penerima yang berhak secara utuh. Si
penerima juga harus menggunakannya sesuai peruntukan, misal gelas tentu saja
untuk minum bukan untuk kegunaan yang lain.
“Penggunaan uang dari pemerintah itu ada
pertanggungjawabannya berupa SPJ. Jadi satu rupiahpun, harus sesuai
penggunaannya,” tegasnya.
Data Dinas Pendidikan menyebutkan ada
sebanyak 4.620 siswa dari 248 lembaga PAUD yang menerima Bantuan Operasional
Penyelenggaraan (BOP) PAUD yang bersumber dari APBN senilai total Rp 1,108
miliar. Selain itu, ada pula bantuan yang bersumber dari bantuan Gubernur
berupa Bantuan Pengembangan Sarana Prasarana PAUD Formal untuk 10 lembaga senilai
total Rp 250 juta.
Bantuan Gubernur lainnya berupa Bantuan
Pengadaan Alat Peraga Edukatif untuk PAUD Non Formal senilai Rp 100 juta,
bantuan alat bermain in door untuk 9 lembaga senilai total Rp 67,5 juta, alat
bermain out door senilai Rp 70 juta, dan Rp 75 juta untuk bantuan pengembangan
PKBM. Sementara bantuan yang bersumber dari DID untuk penyelenggaraan Kegiatan
Ajang Kreativitas Anak Usia Dini bernilai total Rp 10 juta yang diserahkan
kepada Ketua Himpaudi Dedi Priyantoro. (humas/cie)