WONOGIRI
– Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Republik Indonesia, Helmy Faishal
Zaini dan Bupati Wonogiri, H. Danar Rahmanto belum lama ini hadir dalam acara Tasyakkur Khotmil Qur’an,
Haul Masyaikh dan Harlah ke-18 Pondok Pesantren Manba’ul Hikmahdi Ponpes
Manb’ul Hikmah Wonogiri.
Kehadiran
Helmy Faishal Zaini di Wonogiri ini terkait dengan silaturahmi dengan Kiai Haji
Abdul Aziez Mahfuf, pimpinan Pondok Pesantren Manba’ul Hikmah. Kebanggaan
beliau sebagai warga NU ditampakkan dengan mengajak bersama sholawatan dengan
para jama’ah yang hadir dalam acara Pengajian Akbar. “Jika pejabat suka
sholawatan maka akan mendapatkan energi positif yang luar biasa,” terangnya.
Sementara
Bupati Wonogiri H Danar Rahmanto berharap kegiatan-kegiatan pengajian akbar ini
akan dapat membantu pembangunan pemerintah dalam upaya mewujudkan visi dan misi
Kabupaten Wonogiri terkait Kehidupan Masyarakat yang Berakhlak Mulia. ”Perlu
adanya penataan keagamaan di Kabupaten Wonogiri. Keberadaan patung-patung di sepanjang
jalan masuk di Kabupaten Wonogiri semoga tidak akan menghambat masuknya barokah
kepada masyarakat Wonogiri,” harapnya.
Kekhawatiran
Bupati Wonogiri ini disikapi ulama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf dengan
menekankan bahwa adanya perbedaan dalam menyikapi pembangunan fisik yang sudah
ada janganlah menjadi masalah namun yang penting tidak ada kemaksiatan dibalik
pembangunan tersebut. ”Kalau sampai adanya perbedaan pendapat menjadikan padu
(pertengkaran), maka padu itulah yang menyebabkan rahmat Allah tidak turun,”
jelasnya disambut tepuk tangan meriah dari para jamaah.
Acara
Pengajian Akbar ini merupakan puncak acara dari serangkaian acara peringatan
Harlah Ponpes Manba’ul Hikmah yang diawali dengan acara Khitanan Massal, Semaan
Al Qur’an 30 juz bil Ghoib, Maulid Simthud Duror, Pawai Santri dan Pentas Seni
Santri. (yuni-humas)