BATANG - Ide kreatif dan jiwa entrepreneur sangat dibutuhkan dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), agar berpihak kepada kesejahteran masyarakat. Oleh karena itu untuk perencanaan APBD tidak boleh copy paste tahun yang lalu, karena setiap hal di dunia ini tidak ada yang tetap atau selalu berubah. Hal ini disampaikan Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo saat membuka  Bimbingan Teknis (Bintek)Pengelolaan APBD Tahun Anggaran 2012 di gedung pertemuan PT. Pagilaran, Senin, 27 Februari 2012.

 

Bupati berharap Bintek tersebut jangan menjadi kegiatan rutinitas semata tiap tahunnya. Out put harus jelas. Setelah mengikuti bintek peserta harus bisa mengelola APBD dengan benar–benar memihak kepada masyarakat dan lebih baik dari tahun kemarin. Karena dalam era otonomi daerah, setiap daerah harus pandai–pandai mengelola sumber daya alam dan sumber daya manusia untuk kemakmuran rakyatnya. Semua hal tersebut dan pengelolaan APBD sangat dipengaruhi oleh kepala daerahnya. “Di era kepemimpinan Yoyok-Sutadi, akan saya terapkan leadership panutan bukan militeristik, walaupun saya berasal dari militer,” terangnya.

 

Menurut Bupati, hal ini akan dimulainya dari diri sendiri. Dalam melaksanakan tugas selaku Bupati, dirinya akan melakukan efisiensi besar–besaran, yang dimulai dari penolakannya terhadap pengadaan mobil dinas baru, pengurangan alokasi rumah dinas dan pemotongan anggaran PKK.

 

Yoyok mengharapkan bintek pengelolaan anggaran APBD diikuti dengan serius, agar dalam mengelola APBD dapat transparan, akuntabel dan berbasis pada entrepreneur serta sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. “Saya juga mengajak semua untuk bekerja dengan metode atau prinsip secara mandiri, dilaksanakan dengan gotong royong, dan bekerja melayani masyarakat dengan keihklasan,” ajak Bupati.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Batang, Drs. Nasihin menjelaskan bahwa kegiatan Bintek tersebut dikuti oleh 210 orang terdiri dari 66 SKPD. Bintek berlangsung pada tanggal 27 sampai dengan 29 Februari 2012.

 

Adapun materi yang disampaikan meliputi pembinaan disiplin PNS oleh BKD, Perencanaan Pembangunan oleh Bappeda, Pengelolaan Keuangan oleh DPPKAD, Pengendalian Kegiatan oleh Bagian Administrasi Pembangunan Setda Batang, Pengawasan Kegiatan oleh Inspektorat, Kajian Hukum oleh Bagian Hukum Setda, Sosialisasi Simda R.1.5 oleh BPKP serta Perencanaan Penatausahaan Pendapatan dan Pelaporan oleh DPPKAD.*kontirbutorhumasbatang