Misi 6 : Pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis Pertanian, UMKM dan industri padat karya

 

CILACAP -  Dana bantuan tanggap darurat  dari Gubernur Jawa Tengah, untuk para korban bencana banjir bandang di Kabupaten Cilacap, Kamis (24/06) diserahkan kepada Pemkab Cilacap.

 

Bantuan sejumlah Rp. 89 juta diserahkan oleh Prayoga, SH, M Hum dari Lakhar BPBD Pemprov Jawa Tengah kepada Assisten  Pemerintahan Sekda Cilacap, Drs. Subiharto dalam satu acara di kantor BPBD Kabupaten Cilacap.

 

Penyerahan bantuan disaksikan Bakrowil III Jawa Tengah, Biro Binsos Setda Jateng, Biro Keuangan Setda Jawa Tengah, serta para pejabat di jajaran Pemkab Cilacap.

 

Menurut Assisten Pemerintahan Sekda Cilacap, Drs. Subiharto,  bantuan tanggap darurat dari Pemprov Jawa Tengah, diperuntukan bagi korban bencana banjir bandang yang terjadi pada 22 dan 23 April lalu di kecamatan Majenang dan Wanareja.

 

Dana tersebut, untuk membantu membangun kembali sejumlah rumah roboh, rusak berat dan rusak ringan serta berbagai fasilitas sarana prasarana yang rusak akibat banjir.

 

Seperti diketahui, banjir bandang April lalu di Majenang dan Wanareja, telah mengakibat, 5 rumah roboh, 16 rumah rusak berat, 461 rusak ringan. Disamping itu beberapa sarpras dan fasilitas umum, areal pertanian dan perikanan juga tidak luput dari terjangan banjir.

 

Subiharto juga menjelaskan, dalam menangani banjir tersebut Pemkab Cilacap, telah mengambil berbagai langkah antara lain, mengevakuasi para korban ke tempat yang lebih aman. Memberikan bantuan tanggap darurat dan santunan untuk korban meninggal dunia sebesar Rp. 2 juta, yang diterima Bpk Mudiyono yang putrinya yakni Sabila Nadila Ramadhani menjadi korban banjir bandang tersebut serta mengusulkan bantuan dana tanggap darurat kepada Gubernur Jawa Tengah.

 **(kontributorHumasCilacap_hromly)