GETASAN - Angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Kabupaten Semarang masih relatif tinggi yakni mencapai angka 140 hingga 160 kasus per seratus ribu kelahiran hidup. Karenanya, para tenaga kesehatan termasuk bidan yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat dihimbau untuk terus bekerja keras dan meningkatkan profesionalisme.
“Ditengah kecaman berbagai pihak, para tenaga kesehatan termasuk bidan saya himbau untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terutama untuk membantu persalinan ibu hamil,” kata Bupati H Mundjirin saat upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional tingkat Kabupaten Semarang di lapangan Desa Kopeng Getasan, belum lama ini.
Ditambahkan oleh Bupati, upaya membantu persalinan agar ibu dan bayinya selamat merupakan bagian dari tujuan pembangunan milenium (Millennium Development Goals/MDG’s) yang menjadi kesepakatan negara-negara anggota PBB. Dari delapan rumusan tujuan, katanya, tujuan keempat dan kelima menyebutkan upaya menurunkan angka kematian anak dan meningkatkan kesehatan ibu. “Kita menargetkan pada tahun 2015, tujuan itu dapat tercapai di Kabupaten Semarang. Dukungan dan kerja keras segenap komponen kesehatan daerah akan sangat membantu pencapaian itu,” tegas Bupati.
Salah seorang panitia, Mawardi menjelaskan, kegiatan peringatan HKN juga diisi dengan kegiatan bakti sosial antara lain donor darah, skrining dan penyuluhan tuberculose di tiga desa yakni Nyatnyono Ungaran Timur, Tegaron (Banyubiru) dan Kesongo (Tuntang) serta pemeriksaan golongan darah untuk 671 siswa SMK. Selain itu juga dilakukan operasi katarak gratis bekerjasama dengan RS Ken Saras dan Perdami Jawa Tengah serta operasi bibir sumbing gratis pada tanggal 26 Nopember di RSUD Ungaran. “Selain itu juga dilakukan pemilihan tenaga kesehatan teladan dan aneka lomba,” jelasnya.
Terpilih sebagai tenaga medis teladan dr Siti Wulandari Kusuma Astutiati, perawat teladan Habibah Muttaqin SKep, bidan teladan Yayuk Sri Rahayu SMKeb, Nutrisionis teladan Nunuk Widiyarsih SSIT dan tenaga kesehatan masyarakat teladan Sudarminto. Sedangkan untuk lomba apotek hidup/Toga, juara I Dusun Namar Desa Lemah Ireng Bawen, juara II Dusun Kupang Rengas Kelurahan Kupang Ambarawa dan Dusun Ngablak Kelurahan Ungaran Kecamatan Ungaran Barat sebagai juara III.
Lomba Sekolah Sehat, SD Negeri 1 Bandungan Kecamatan Bandungan (juara I), SD Negeri Pagersari 01 Bergas (juara II) dan SD Negeri Tukang 02 Semowo Pabelan (juara III). Lomba UPTD Puskesmas berprestasi, juara I Puskesmas Lerep Ungaran Barat, Puskesmas Bancak (juara II) dan Puskesmas Banyubiru (juara III). Lomba Cerdas Cermat Kader Posyandu, UPTD Puskesmas Pabelan (juara I), Puskesmas Jimbaran (juara II) dan Puskesmas Ungaran (juara III). Lomba Dokter kecil SD/MI, juara I SD Negeri Ungaran 06, juara II SD Negeri Candirejo I Tuntang dan SD Kristen Lentera Ambarawa juara III. **Kontributor_JUNAEDI