BANJARNEGARA – Sehari jelang Ramadhan,
harga-harga kebutuhan pokok di Banjarnegara cenderung stabil. Kesimpulan ini
merupakan hasil survey Tim Perekonomian Pemkab Banjarnegara, Selasa (10/08),
usai melakukan survey di tiga tempat yaitu Pasar Kota Banjarnegara, Pasar
Mandiraja dan Pasar Purworejo Klampok.
“Survey pasar ini dimaksudkan untuk
memantau harga jelang Ramadhan dan juga untuk memantau kemungkinan adanya peredaran
barang-barang kadaluarsa serta daging gelondongan,” kata Triatmojo Ponco
Nugroho, SE, ME, Kasubag Pengembangan Industri Perdagangan Koperasi dan UMKM
Bagian Perekonomian Setda Banjarnegara, di ruang kerjanya.
Survey yang dilakukan bersama dengan
Dintankannak, Satpol PP dan Indagkop ini tidak menemukan indikasi adanya barang
kadaluarsa beredar memenuhi pasar memanfaatkan moment ramainya pasar menjelang
bulan puasa. Trend seperti ini, lanjut Ponco, seringkali terjadi di saat pasar
ramai menjelang perayaan hari besar keagamaan.
“Biasanya kalau di Pasar Kota
Banjarnegara ditemukan kasusnya, di kedua pasar yang kita survey juga akan
ditemukan kasus yang sama. Sepertinya dapat menjadi ukuran. Akan tetapi hari
ini kita tidak menemukannya” imbuhnya.
Di ketiga tempat tersebut, juga tidak
ditemukan beredarnya tahu berformalin dan makanan sejenisnya. Sedangkan berkait
dengan peredaran daging sapi dan ayam serta mewasdai kasus-kasus yang marak di
luar daerah, kata Ponco, Pemkab menetapkan pengawasan yang ketat atas peredaran
kedua jenis daging tersebut. “Ini untuk menghindari masuknya daging
gelonggongan serta daging sapi dan ayam mati,” imbuhnya.
Sementara itu, perkembangan
harga-harga kebutuhan pokok di ketiga pasar tersebut secara umum menunjukkan kestabilan
harga. Gula pasir dijual pada harga Rp 10.000;-/kg, masih sama dengan hasil
survey bulan Juli dan Agustus lalu. Tepung Terigu klas bagus masih dijual pada
harga Rp 7.000;-/kg. Telor ayam per kilogram juga masih berada pada kisaran Rp
14.000’-/kg. Untuk Beras, kata Ponco, dengan sample Barito kelas baik harga
masih berada pada kisaran Rp 8.500;-/kg.
“Hanya di kelompok daging yang
menunjukkan kenaikan sedikit. Harga daging sapi per kilogramnya naik Rp 3.000;-
dari semula Rp 65.000;-/kg kini berada pada kisaran Rp 68.000;-. Daging ayam
potong utuh masih sama Rp 25.000;-/kg. Kenaikan untuk daging ayam potong yang
naik Rp 1000;- menjadi Rp 26.000;-/kg.” urainya.
(**kontributorHumasBanjar--ekobr)