BOYOLALI  -  Keikutsertaan kaun pria untuk mengikuti  program Keluarga Berencana   Medis Operative Pria  (MOP) di Boyolali masih rendah. Hal ini bisa dilihat Angka partisipasi pria untuk mengikuti program KB MOP  di Kota susu Boyolali hanya 0,30 persen.

 

Kepala Bidang  Pengendalian Penduduk  Badan  Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Boyolali Drs Budi Basuki   menegaskan  rendahnya partisipasi KB melalui Program MOP ini karena  ada indikasi kekhawatiran sejumlah kaum pria jika mengikuti  KB dengan MOP akan mengurangi kejantanan pria.

 

Padahal sebenarnya lanjut Budi Basuki dengan Program KB secara MOP tidak mengurangi kejantanan kaum pria. “Jadi tidak ada pengaruhnya  Pria setelah mengikuti  KB MOP   kejantanan kurang dan lemah“, Lanjut Budi Basuki.  Namun  pemahaman  yang keliru  tentang menurunya kejantanan  setelah mengikuti KB MOP itu telah mendarah  daging di benak kaum lelakii sehingga dampaknya partisipasi  Pria untuk mengikuti program KB MOP sangat rendah.

 

Untuk itu perlu adanya sosialisasi yang optimal tentang program KB  MOP kepada para lelaki Di Boyolali, sehingga  angka partisipasi Pria untuk program KB MOP di Boyolali  ke depan meningkat.  Namun angka partispasi untuk kaum hawa/ perempuan  yang  sudah masuk kategori pasangan Usia Subur (PUS) di Boyollai cukup tingg sebesar 82,56 %i .

 

Sebanyak  178.558 PUS di Boyolali yang mengikuti  Program keluarga Berencana sebanyak 147.420 orang.  “Angka partisipasi Pasangan Usia Subur di Boyollai tinggi sekali karena  hampir Pasangan Usia Subur  ikut Program KB “,  tegas Budi Basuki. Dari jumlah angka Pasangan Usia Subur di Boyolali itu mengikuti KB  jenis  IUD, suntik, Implant  dan MOW. 

 

Sementara itu, toral Fertilizer Rate atau rata – rata angka kelahiran di Boyolali berkisar 2,3 %  artinya setiap setiap pasangan usia subur  mempunyai anak 2 sampai 3 anak.  “Target tahun 2015  rata – rata  amgka kel;ahiran bisa ditekan hingga  2 % artinya setiap Pasangan usia Subuer memiliki 2 anak  sesuai dengan slogan KB 2 anak lebih baik tercapai”, tandas Budi Basuki.  **kontributorHumasBoyolali**