Temanggung, Kelompok peternak Ngudi Mulyo Desa Gowak kecamatan Pringsurat saat ini tengah mengembangkan usaha  peternakan sapi jenis local. Saat awal usaha  jumlah sapi yang dipelihara 40 ekor kini sudah berkembang menjadi 63 ekor.

 

Pengurus Ngudi Mulyo,  Raharja kemarin menjelaskan,  budidaya ternak sapi  yang dilakukan selama ini telah medatangkan keuntungan  untuk menambah kesejahteraan. Diungkapkan usaha yang dijalankan merupakan usaha pembibitan unuk menghasilkan anakan sapi yang berkualitas.

 

Diutarakan jumlah anggota kelompok saat ini ada 20 orang  dan indukan sapi betina yang dipelihara semula hanya 40 ekor saja,  namun sekarang sudah berkembang menjadi 63 ekor. Rata–rata setiap anggota memiliki 2 ekor sapi indukan. 

 
“Para anggota memelihara sapi secara bersama-sama dalam kandang kelompok sehingga lebih efektif dan efisien serta secara berkala mendapat pembinaan PPL peternakan. Untuk menghasilkan bibit sapi unggul, semua sapi betina dikawin suntik. Rata-rata anakan sapi berumur 5 bulan bisa terjual seharga Rp. 5 juta”. Ujarnya.

 

Keberadaan  Kelompok Peternak Ngudi Mulyo beberapa waktu lalu dikunjungi  Bupati Drs. Hasyim Afandi  yang mengatakan, usaha peternakan  sapi  menjanjikan keuntungan yang lumayan  besar manakala dikelola secara  baik dan benar. Dengan demikian  melalui kegiatan usaha peternakan warga berpeluang mendapat penghasilan guna meningkatkan kesejahteraannya.


“Usaha  peternakan  pembibitan  sapi  pada dasarnya menjanjikan keuntungan  yang lumayan  besar,  apabila dikelola   secara sungguh-sungguh  sesuai  aturan  cara beternak yang benar. Melalui usaha peternakan  akan memperoleh  keuntungan ganda yakni disamping  hewan ternak  yang bisa dijual, juga  menghasilkan pupuk kandang  untuk memupuk berbagai tanaman pertanian“ Ujarnya seraya meminta peternak memelihara ternaknya dengan sungguh-sungguh agar memperoleh hasil optimal guna menambah kesejahteraan.
. **kontributor Hms/Edy Laks**