BANJARNEGARA – Di masa reses DPR, anggota DPD dari Jawa Tengah, Poppy Dharsono, Selasa (10/04), mengunjungi Kabupaten Banjarnegara. Kunjungan langsung diterima oleh Wakil Bupati Drs. Hadi Supeno, M. Si., di Pringgitan Rumah Dinas Bupati bersama sejumlah pejabat Pemda terkait.


Menurut Poppy, kunjungan ini dimaksudkan sebagai bagian dari upayanya menyerap aspirasi masyarakat di wilayah yang mewakilinya. Dalam pandangannya, Banjarnegara mempunyai sejumlah potensi yang menjanjikan yang bila dikerjakan secara koordinatif dapat membawa dampak besar.
“Salah satu yang menjadi prioritas kunjungan saya ke Banjarnegara adalah dalam bidang pariwisata” katanya.


Menurut Poppy dunia pariwisata di Indonesia, khususnya di Banjarnegara ini memiliki potensi yang lebih berkualitas dibanding destinasi wilayah lain di muka bumi. Karena selain menawarkan keindahan alam, juga menawarkan keindahan budayannya.


Dalam kaitannya dengan pariwisata Dieng, dia melihat kemungkinan menghidupkan kembali wisata spiritual Taman Syailendra. Dimana dalam masa kejayaannya dulu, Dieng menjadi pusat peribadatan. Melihat darij jejak masa lalu, pusatnya ada di Dieng, Batang, Pekalongan, Wonosobo, dan Temanggung. “Oleh karena itu, dalam kunjungan ini saya juga akan bertemu dengan sejumlah ahli sejarah untuk menggali kemungkinan tersebut” katanya.


Saya menyadari bahwa gagasan ini mungkin akan memunculkan sedikit kontroversi. Hal inilah yang perlu disosialisasikan. Bahwa apa yang kita inginkan dari langkah ini adalah untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata, bukan untuk menyerbarkan agama tertentu.


“Namun demikian, serapan aspirasi kali ini tidak semata untuk hal tersebut. Karena dari pertemuan kali ini juga muncul aspirasi tentang jalan nasional yang melewati jalur tengah, tentang permohonan bibit teh, pembangunan pertanian, dan pengembangan desa internet. Saya berjanji semua aspirasi tersebut akan langsung saya bawa ke Departemen teknis terkait” katannya


Wakil Bupati Drs. Hadi Supeno, M. Si., dalam kesempatan tersebut menjelaskan tentang keunikan Banjarnegara yang wilayahnya berada di tengah-tengah. Namun Banjarnegara mempunyai keunikan dimana potensi pertanian mempunyai variasi tanaman yang sangat banyak. Dari tanaman dataran rendah sampai dataran tinggi. Selain itu, Banjarnegara juga potensi ternak dan juga pertambangan. “Banjarnegara kaya potensi. Yang dibutuhkan sekarang ini adalah akses dan investasi untuk mengelonya” katanya. **www.jatengprov.go.id/newsroom--HumasBanjarnegara