Pemerintah Kota Tegal peduli terhadap lansia warga Kota Tegal yang dititipkan di salah satu Panti Jompo di Kabupaten Brebes yang notabene milik Pemerintah Provinisi Jawa Tengah. Bantuan yang diberikan Rp. 32.025.000 setiap tahun untuk membantu sekitar 35 orang lansia warga Kota Tegal.

 

Hal tersebut dikatakan Wakil Walikota Tegal yang juga Ketua Komisariat Daerah (Komda) Lansia Kota Tegal H Habib Ali Zaenal Abidin SE MH saat berkunjung ke Posyandu Kartini Jl Jeruk Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal, Selasa (8/5) kemarin. “Ada sebanyak 35 orang lansia disana, Pemkot Tegal telah bantu mereka dengan dana Rp. 32.025.000 setiap tahun. Meski Panti Jompo milik Provinisi tetapi karena mereka warga Kota Tegal, tetap dibantu oleh Pemkot Tegal,” ungkap Habib Ali.

 

Meski telah memberikan bantuan, namun diakui Pemkot Tegal belum bersilaturahmi dengan para lansia penghuni Panti Jompo di Kabupaten Brebes. “Insyaalloh mulai tahun ini dengan Dinsos dan Bapermas dan SKPD lainnya akan berkunjung ke sana untuk silaturahmi. Karena yang dibutuhkan mereka bukan hanya bantuan saja. Tetapi kasih sayang dan belaian sehingga mereka merasa lebih terhormati,” ungkap Habib Ali.

 

Sementara itu,  untuk memeriahkan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) Kota Tegal yang jatuh pada tanggal 29 Mei 2012, Komda Lansia Kota Tegal  akan mengadakan berbagai acara. Yakni sebanyak 2000 lansia dan 250 orang pengurus Komisariat Daerah (KOMDA) Lansia Kota Tegal akan meramaikan dengan menggelar senam jantung sehat, pemeriksaan kesehatan dan pembagian doorprize pada Jumat (1/6) mendatang di Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal.

 

 “Kami akan mengadakan senam bersama lansia, kurang lebih  2000 lansia Kota Tegal dan 250 pengurus Komda Lansia Kota Tegal akan bekumpul di Pendopo Ki Gede Sebayu dan melaksanakan senam jantung sehat bersama, pemeriksaan kesehatan dan pembagian doorprize,” sebut H Habib Ali. Disebutkan Habib Ali, dibandingkan peringatan Halun tahun 2011, baru 700 orang yang meramaikan acara tersebut. Sehingga diharapkan tahun ini acara peringatan Halun lebih semarak lagi dibandingkan tahun lalu.


Sementara itu menyinggung nasib lansia di Kota Tegal, Komda Lansia Kota Tegal berupaya agar Pemerintah Kota Tegal telah mengupayakan berbagai pelayanan. Seperti pelayanan khusus yakni Pelayanan Ramah Lansia. “Baru Puskesmas Margadana yang melayani pelayanan ramah lansia. Namun dihimbau untuk puskesmas tahun ini dan tahun depan semua puskesmas di masing-masing kecamatan, paling tidak dua puskesmas akan menjadi dua puskesmas ramah lansia. Demikian juga di RSUD Kardinah, akan berperan sebagai rumah sakit ramah Lansia,” tutur Habib Ali.

 

Sementara kepada Dinas Pendidikan, Habib Ali menghimbau agar memberikan pelajaran untuk menghormati orang tua. Karena sekarang nilai-nial peradaban dan ketimuran sudah hilang. Sehingga agar menjadi anak yang tidak durhaka kepada orang tua.

 

Sedangkan mengenai bantuan paket sembako kepada lansia, diharapkan kepada Camat dan Lurah untuk menyerahkan bantuan paket sembako kepada lansia dan penyandang cacat. Meki jumlahnya baru 56 paket namun Dinsosnakertrans Kota Tegal dan SKPD lainnya serta Bappeda Kota Tegal, supaya kedepan ada penambahan anggaran.

 

Terakhir adalah pelayanan umum, seperti di perbankan. Diharapan ada fasilitas untuk pelayanan khusus lansia. Misalnya untuk di alun-alun belum ada sarana untuk lansia yang menggunakan kursi roda. Kemudian diharapkan bagi Dinporabudpar, supaya menyediakan tempat rekreasi untuk temu kangen para lansia di masing-masing kecamatan.

 

Sementara Kasi Promkes Dinkes Kota Tegal Yuli Prasteyo mengatakan sudah ada penyusunan-penyusunan program untuk program kerja pelayanan lansia. Diantaranya adalah  mengembangkan pelayanan posyandu dengan adanya screening untuk memeriksa laboratoriaum seperti asam urat, gula darah dan kolesterol, dimana banyak ditemukan pada lansia.   **www.jatengprov.go.id/newsroom_HumasKotaTegal