kendal.jpg  

KENDAL - Berbagai potensi alam yang menjanjikan bisa diperoleh di wilayah Kabupaten Kendal. Tiga diantaranya dapat dimanfaatkan menjadi potensi unggulan daerah, yaitu perikanan dan kelautan, pertanian serta pariwisata. Bila diolah dan dikelola dengan baik akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan investasi di Kabupaten Kendal. 


Bupati Kendal, dr Widya Kandi Susanti, MM, CD menyampaikan hal tersebut sebelum menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah (LKPJ) TA 2011 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kendal, Senin (26 /3).

 

Potensi unggulan pertanian patut menjadi andalan dengan lima komoditi yaitu tembakau, kopi, jagung, cengkeh dan karet. Kelima produk pertanian tersebut pada 2011 memperoleh hasil yang mengembirakan. Tembakau menempati jumlah hasil panen teratas dengan jumlah produksi 8.281, 2 ton. Disusul kopi dengan produksi mencapai 1.003,8 ton, jagung dengan produksi 83.084 ton, cengkeh mencapai 375, 8 ton dan karet dengan jumlah produksi 27, 15 ton.

 

Dengan luas laut mencapai sekitar 941, 28 km2 dan panjang pantai 41 km, Kabupaten Kendal diuntungkan dengan beragam potensi tangkapan ikan laut. Hasil tangkapan ikan laut mencapai 995, 2 ton pada 2011 dari jumlah perahu atau kapal penangkap ikan sebanyak 1.430 unit.

 

Hasil tangkapan didukung  dengan sarana empat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di wilayah Tawang dan Sendang Sikucing (Kec Rowosari), Bandengan (Kec Kendal) dan Tanggul Malang (Kec Cepiring). Bahkan juga sedang dibangun Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) di Tawang (Desa Gempolsewu) yang merupakan bantuan Pemprov Jateng dan penyelesaian Break Water untuk Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Sendang Sikucing.


Produk perikanan Kabupaten Kendal juga ditopang dari perikanan darat berupa tambak dan kolam. Untuk perikanan kolam, lele menjadi primadona dengan  jumlah produksi sebesar 594, 8 ton ( 2011 ). Sementara untuk tambak, udang vanamei dan bandeng menjadi komoditas unggulan. Jumlah produksi bandeng tercatat 4.946, 8 ton ( 2011 ), sedangkan jumlah produksi udang vanamei mencapai 1.854,7 ton ( 2011 ).

 

Sementara itu potensi wisata di Kabupaten Kendal, tergolong cukup besar dengan beberapa yang telah dikelola dan dimanfaatkan. Antara lain Pantai Sendang Sikucing dan Air terjun Curug Sewu. Sedangkan wisata alam di Kebun Teh Medini ( Kec Limbangan ) masih dalam rintisan. Ke depan, Pemkab Kendal akan mewujudkan Wisata Religi dan Wisata Lingkungan (Eco Tourism ).  **kontributorHumasKendal_hedj**