TEMANGGUNG, Sebanyak 13 warga Rumah Tangga Miskin di
Kecamatan Bansari mendapat bantuan dana sosial surplus SPP
perguliran tahun 2011 Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM)
perdesaan senilai Rp.34 juta. Bantuan tersebut
digunakan untuk renovasi 6 rumah layak huni masing-masing mendapat
Rp.4.500.000 dan 7 ekor kambing untuk 7 orang masing-masing
Rp.1.000.000.
Pemberian bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil
Bupati Budiarto secara simbolis kepada perwakilan warga penerima di
halaman kantor Kecamatan Bansari kemarin. Bantuan berasal dari surplus SPP
perguliran tahun 2011 Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM)
perdesaan.
Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan,
dengan diberikanya bantuan untuk pemugaran maka kini warga miskin
memiliki rumah layak huni sebagai tempat tinggal. Demian juga yang
mendapat bantuan kambing maka warga miskin mempunyai
peluang usaha beternak kambing. Diharapkan bisa dipelihara dengan baik agar
cepat berkembang biak sehingga kesejahteraannya bisa meningkat. Disamping
itu bila kambing tersebut sudah beranak, maka dapat segera digulirkan
kepada warga miskin lain.
Menurut Wakil Bupati pengembangan modal kegiatan
simpan pinjam khusu kaum perempuan (SPP) perguliran Unit Pengelola Kegiatan
Kecamatan Bansari mencapai Rp.1.239.149.000 yang dimanfaatkan 408 anggota aktif
dari 525 anggota. Pada tutup buku tahun 2011 menghasilkan laba usaha surplus
Rp.172.772.112 dan sebesar Rp.35 juta atau 20 % dialokasikan untuk
dana social.
Kepada penerima bantuan lanjutnya
janganlah memandang nilai dari bantuan yang diterima, namun nilailah
wujud kepedulian social dari para anggota SPP perguliran yang merelakan sisa
hasil usaha hak mereka untuk dibagikan kepada pihak lain yang lebih
membutuhkan.
“Kepada pengurus Unit Pengelola
Kegiatan saya pesankan jaga dan kembangkanlah lembaga
usaha ekonomi dengan menrepakan prinsip-prinsip manajemen
sebaik-baiknya. Kepada penerima manfaat SPP perguliran dimanfaatkan
untuk usaha ekonomi produktif bukan keperluan konsumtif,“
pesannya seraya beharap kredit diangsur tepat waktu dan tepat jumlah sehingga
modal semain berkembang dan bisa dimanfaatkan oleh banyak anggota.
Sedang camat Bansari Singgih Purnomo Hadi
mengungkapkan, jumlah Rumah tangga Miskin di wilayahnya sebelumnya
mencapai 5.000 orang yang tersebar di 13 desa.Saat ini jumlahnya sudah
berkurang banyak tinggal 433 yang belum terentaskan. Upaya yang
dilakukan untuk pengentasan kemiskinan yakni melalui Program Nasional
Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM) yang secara keseluruhan
berjalan lancar.Dari berbagai kegiatan PNPM menghasilkan sisa usaha untuk dana
pugar rumah layak huni dan membeli kambing serta diberikan kepada warga miskin
sebagai bantuan bergulir.
Ketua Badan Kerjasama Antar Desa Sri
Harnadi menjelaskan bantuan pugar layak huni
diterima 6 orang yang tersebar di 6 Desa yakni
Mranggen Kidul, Tlogowero, Gentingsari, Tanurejo, Purborejo dan Mranggen
Tengah. Sedang 7 ekor kambing diterima 7 orang yang tersebar
di 7 Desa yakni Rejosari, Mojosari, Gunungsari, Balesari, Candisari,
Campuranom dan Bansari. (Hms/Edy Laks )