“Syukur Alhamdulillah atas usia ke-465 tahun kota Semarang,” ungkap Wakil Walikota Hendrar Prihadi, saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi Kota Semarang, Selasa (2/5), bertepatan dengan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kota Semarang di Halaman Balaikota pagi ini. Memasuki usia ke-465, menurut Wakil Walikota, Kota Semarang semakin menunjukkan perkembangan dan kemajuan yang pesat.

Upacara peringatan HUT ke-465 kota Semarang dan Hardiknas berjalan dengan hikmat diikuti oleh sesepuh, pinisepuh, veteran pejuang Kota Semarang, Muspida, TNI, Polri, PNS Kota Semarang, tokoh masyarakat, tokoh agama, rektor Perguruan Tinggi, pimpinan BUMN, BUMD, swasta, organisasi pemuda, LSM, dll. 

“Semboyan Waktunya Semarang Setara telah terimplementasikan dalam berbagai sektor pembangunan, sehingga kota ini kini menjadi kota metropolitan yang bisa disejajarkan dengan kota-kota lain di Indonesia. Karenanya, marilah kita bangga menjadi bagian dari Kota Semarang dan jadikan kebanggan tersebut sebagai penumbuh semangat untuk menjaga, memelihara dan membangun Kota Semarang menjadi lebih baik lagi,” ajak Wakil Walikota.

Sejumlah kemajuan dan torehan prestasi yang diterima Kota Semarang di usianya ke-465 ini, lanjut Wakil Walikota tidak lepas dari kerja keras dan peran serta aktif seluruh lapisan masyarakat yang telah ikut nyengkuyung berbagai program pembangunan termasuk didalamnya Sapta Program yang telah menunjukkan hasil nyata dan bisa dirasakan seluruh warga masyarakat.

“Pembangunan di bidang infrastruktur seperti penataan kawasan Simpang Lima, sepanjang Jalan Pahlawan menjadikannya semakin tertata cantik dan menjadi kawasan yang terang, tertib dan nyaman. Begitu pula pembangunan-pembangunan di berbagai bidang sedang dan akan terus kita jalankan,” ungkap Wakil Walikota.

Kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Semarang, Wakil Walikota pun mengajak untuk tetap solid dan guyub sekaligus semangat keterbukaan dalam melayani masyarakat. “Kepuasan masyarakat agar menjadi prioritas utama dalam kita bekerja dan mengabdi. Masyarakat pun Saya minta untuk memberikan kontrol terhadap pemerintahan, sehingga bisa berjalan sesuai dengan aturan yang ada.

Memasuki usia 465, Kota Semarang mendapatkan kado istimewa dengan meraih penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) untuk kedua kalinya secara berturut-turut sebagai salah satu dari 10 kota berkinerja terbaik dari 93 kota se-Indonesia. Menurut Wakil Walikota, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan konsistensi yang ditunjukkan oleh aparatur Pemerintah Kota Semarang bersama seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan Kota Semarang yang semakin maju dan  sejahtera.

Tahun depan, diharapkan Kota Semarang kembali meraih penghargaan ini, karena bagi daerah yang memperoleh penghargaan EPPD sebanyak tiga kali akan mendapatkan reward berupa bantuan pembangunan dari Pemerintah Pusat yang dialokasikan ke dalam APBN. Tentunya bantuan pembangunan tersebut akan sangat bermanfaat bagi percepatan pelaksanaan pembangunan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Walikota mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Semarang untuk menjadikan momentum peringatan HUT ke-465 ini sekaligus sebagai sarana evaluasi dan koreksi agar pembangunan Kota Semarang ke depan semakin optimal.

Dalam kesempatan yang sama, diserahkan pula tanda kehormatan Satya Lancana Karya Satya bagi para PNS yang telah mengabdi dan menjalankan tugas selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun. Masing-masing tanda kehormatan diberikan kepada 25 PNS bermasa pengabdian 10 tahun, 50 penghargaan bagi PNS bermasa pengabdian 20 tahun, dan 15 penghargaan bagi PNS bermasa penghargaan 30 tahun.

Sejumlah piagam penghargaan dan piala juga diserahkan bagi para pemenang lomba-lomba HUT ke-465 Kota Semarang. Diantaranya, pada Kel. Tani Sumber Makmur I sebagai juara Lomba Kelompok Tani Padi Sawah Pengguna pupuk Organik; Kel. Tani Gawe Asri sebagai Pemenang Lomba Kelompok Tani Anggrek; Kel. Tani Jati Asri sebagai pemenang Lomba Gapoktan Berprestasi; Kec. Banyumanik sebagai Lomba Popda SD/MI; SMP N 4 Semarang sebagai Juara LIPIO SMP/ Mts; SMA N 11 Semarang sebagai Juara LIPIO SMA/ SMK/ MA.

Sementara untuk kategori seni diantaranya Bernardinurs Hendra N sebagai pemenang lomba Menyanyi Kategori A; Cahya Ningrum sebagai pemenang Lomba Menyanyi Kategori B: Difa Melvin Hermawan sebagai pemenang Lomba Mocopat Putra; Rahimah Saleh sebagai pemenang Lomba Mocopat Putri; PR Dance sebagai pemenang Dance Competition; Cahya Nauval D.W sebagai pemenang Lomba Kreasi Jawa kategori A; Sekar Arum C. P sebagai pemenang lomba Tari Kreasi jawa kategori B.

Sedangkan untuk pemenang Lomba Evaluasi Rumah Pintar dimenangkan oleh Pawiyatan Parasdya; pemenang Lomba senam Pra Lansia oleh Karangdoro, Semarang Timur; pemenang Lomba Senam Lansia oleh Gayamsari; pemenang Lomba UMKM Berprestasi oleh Kel. Wingko Babat Pesawat (Bpk. Moel); pemenang Lomba K3 Lingkungan Kelurahan oleh Lurah Cepoko, Gunungpati; pemenang Lomba Kebersihan Pasar oleh Pasar Sisingamangaraja; pemenang Lomba Adikarya Pangan Nusantara Pelopor Ketahanan Pangan oleh Kelompok Semar Mesem; pemenang Lomba Adi Karya Pangan Nusantara Pembina Kreatif Teknologi oleh Bpk. Sohibin; pemenang Lomba Cipta lagu Mars Semarang Setara oleh TH. Widodo dan pemenang Lomba Cipta Lagu Hymne Semarang Setara oleh Siwi Pribadi.   *kontributorHumasPemkot Semarang