TEMANGGUNG, Pemerintah kabupaten Temanggung  saat ini tengah megembangkan penanaman  padi unggul varietas mikongga di Candiroto. Menandai dimulainya  program tersebut  dilakukan penanaman perdana oleh  Bupati Drs. Hasyim Afandi di areal seluas 200 hektar.

 

Bupati Temanggung meminta petani untuk menanam padi bibit unggul agar produksinya banyak sehingga kesejahteraannya meningkat. Petani era sekarang sudah waktunya  berfikir dan bekerja serius dan fokus serta produktif selaras dengan perkembangan teknologi pertanian. Filosofi itu artinya petani  mesti  berpikir maju  belajar dan terus belajar  dalam bercocok tanam  selektif memilih jenis tanaman unggul seperti padi mikongga yang produksinya 12 ton/hektar guna menghasilkan uang.

 

OLeh karena itu pihaknya  menyambut positif upaya Dinas pertanian, Perkebunan dan Kehutanan  mengembangkan padi mikongga di Plosogaden khususunya dan di wilayah Kecamatan Candiroto dan Wonoboyo dalam program Sekolah Lapang Pertanian Tani Terpadu (SLPTT). Hal tersebut dinilai sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dia mengharapkan budidaya  penanaman padi mikongga  terus dikembangkan di masa mendatang.

 

Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Ir. Masrik Amin Zuhdi menjelaskan, program pengembangan penanaman padi mikongga di Candiroto  dan wonoboyo merupakan program Sekolah lapang Pertanian tahun 2012. Lahan yang ditanam seluas 200 hektar tersebar di desa posogaden, Gunung payung dan Muneng Kecamatan Candiroto dan di desa Semen Kecamatan Wonoboyo. Diutarakan, Keunggulan padi mikongga tingkat produksi 10-11 ton perhektar Gabah Kering Panen, tanaman kokoh dan tahan roboh. Selain itu tahan penyakit dan tekstur nasinya pulen.

 

Damanuri dari Gapoktan Makaryo Tani menuturkan petani merasa terbantukan dengan dilaksanakannya, program pengembangan penanaman padi benih unggul mikongga. Selama ini petani hanya menanam padi  jenis local yang produksinya rata-rata berkisar antara 5-6 ton gabah kering panen per hektar. Namun dengan menanam mikongga berpeluang produksinya mencapai 10-11 ton sehingga kesejahteraan petani meningkat.   

 www.jatengprov.go.id/newsroom_Temanggung