KOTA TEGAL – Kelurahan Slerok berhasil masuk nominasi enam besar Lomba Kesatuan Gerak PKK KB-Kes di Tingkat Nasional mewakili Provinsi Jawa Tengah. Berkaitan dengan Lomba KB-Kes tersebut, Kamis (29/3)  kemarin, Tim Penilai Pelaksana Terbaik Kesatuan Gerak PKK KB-Kes Pusat mengunjungi Kelurahan Slerok.
Rombongan Tim Penilai disambut warga Kelurahan Slerok di sepanjang Jalan Arjuna Kota Tegal dengan iring-iringan aksi barongsai dan sederatan bazar warga Kelurahan Slerok. Hadir dalam kesempatan tersebut Walikota Tegal, Sekda Kota Tegal dan Forkopinda serta Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal.
Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak menyatakan kebanggaannya karena Kota Tegal berhasil mewakili Propinsi Jawa Tengah masuk dalam nominasi 6 besar Lomba KB-Kes Tingkat Nasional. Disebutkannya, Program KB-Kes sebagai program nasional memerlukan peran serta semua elemen masyarakat.
Sesuai dengan slogannya yakni dua anak cukup diharapkan bisa diterapkan di masyarakat untuk mewujudkan keluarga kecil yang sehat dan sejahtera. “Saya berharap Kota Tegal bisa menjadi juara dan atas prestasi yang diraihnya bisa terus memotivasi kader maupun warga untuk mensosialisasikan dan menerapkan Program KB-Kes,” harap Ikmal Jaya.
Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal Rosalina Ikmal Jaya mengatakan penerapan Progam KB-Kes bagi masyarakat dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat, dengan mengedepankan program KB. “Sehingga diharapkan tercipta keluarga kecil yang sehat dan berkualitas,” ungkap Rosalina.
Disebutkan Rosalina, upaya-upaya untuk mewujudkan KB-Kes telah dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Kota Tegal. Salah satunya dengan mengadakan pelayanan Medis Operasi Pria (MOP) pada 53 akseptor atau 662,5 % dari target sebanyak 8 akseptor. Selain itu juga dibentuk 14 kelompok Pusat Informasi Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK KRR).
Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Slerok Tarningsih menambahkan, penerapan Program KB-Kes di Kelurahan Slerok yakni dengan memberdayakan masyarakat dan kader melalui pembinaan, sosialisasi serta penyuluhan rutin yang dilakukan Tim Penggerak PKK Kelurahan. Selain itu dalam rangka mendukung KB nasional masyarakat telah mengoptimalkan ketahanan keluarga melalui Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Bina Lingkungan Keluarga (BLK).
“Hasil dari upaya tersebut adalah adanya penenaman dan pengolahan TOGA, pemanfaatan kompos dan produksi kerajinan tangan dari sampah daur ulang,” sebut Tarningsih.
Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Penilai Kesatuan Gerak PKk KB-Kes Pusat, Susilawati Subekti mengatakan, perwujudan keluarga yang sehat sejahtera bukan menjadi tugas perorangan tetapi membutuhkan kerja sama dari semua unsur.
Kota Tegal melalui Kelurahan Slerok telah berhasil masuk nominasi enam besar lomba KB-Kes Tingkat Nasional. Dari sekian banyak propinsi yang ada di Indonesia, hanya enam kota dan enam kabupaten/kota yang dipilih di setiap kategori lomba. Sementara dari 12 lomba yang diikuti oleh daerah-daerah di Jawa Tengah, 11 daerah termasuk Kota Tegal masuk menjadi nominasi.
Dari laporan KB-Kes Kelurahan Slerok yang telah di kirimkan, Tim Penilai akan meninjau langsung kondisi riil di lapangan. Sebab seringkali dijumpai hal-hal baru di tempat tinjauan yang tidak sempat dilaporkan.
Setelah tinjauan langsung ini, pemenang KB-Kes Tingkat Nasional  akan diumumkan pada Mei mendatang dan penyerahan penghargaan akan dilaksanakan 30 Juni 2012 di Mataram. Penghargaan yang diberikan terbagi menjadi dua kategori  sesuai hasil penilaian. Yakni penghargaan Pakarti Utama Kota atau Kabupaten dan penghargaan Pakarti Madya Kota atau Kabupaten.
Usai pembukaan kunjungan Tim Penilai Kb-Kes Pusat, rombongan meninjau langsung titik-titik penilaian, beberapa diantaranya seperti rumah sehat, kebun TOGA, dan pemanfaatan limbah atau sampah menjadi kerajinan tangan dan kompos. (HumasKotaTegal/Imon)