TEMANGGUNG - Warga masyarakat  diminta untuk mewaspadai munculnya wabah penyakit TBC, menyusul adanya kasus tersebut di  tiga kecamatan di Kabupaten Temanggung yang  ditengarai rawan penyakit TBC. Penyebabnya karena kondisi tiga kecamatan yakni Tretep, Parakan, dan Kandangan itu lebih lembab dibanding kecamatan lainnya.

 

          Hal itu dikemukakan, Adi Susanto,Pengelola Program TB, Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung,di kantornya kemain. Dia  mengutarakan, dari 20 kecamatan yang ada di wilayah itu, selama ini kasus penyakit TBC kebih banyak ditemukan di tiga kecamatan tersebut.

 

          “Berdasakan penelitian yang dilakukan diduga penyebabnya  lantaran kelembaban udara di daerah itu lebih tinggi., sehingga berpotensi menimbulkan penyakit TBC," katanya.

 

          Data di Dinkes Temanggung, selama tiga bulan pertama di tahun 2012, sudah ditemukan 67 kasus penderita TB. Kasus ini didapat dari rumah sakit dan puskesmas. Dari jumlah itu, terbanyak di Kecamatan Tretep, yakni sembilan kasus, Parakan delapan kasus, dan Kandangan lima kasus. Sedangkan sepanjang tahun 2011 sebelumnya ditemukan 283 kasus.

 

          Namun demikian, menurutnya, kasus TB di Temanggung belum bisa dibilang tinggi.Kasus TB baru akan disebut tinggi jika dalam 100 ribu penduduk ditemukan 107 orang. Padahal jumlah penduduk Temanggung hanya sekitar 750 ribu orang.   *www.jatengprov.go.id/newsroom_HmsEdy Laks