IMG_4912.JPG

Kota Magelang - Gubernur Jateng, H. Bibit Waluyo melantik pasangan Walikota dan Wakil Walikota terpilih yakni Sigit Widyonindito dan Joko Prasetyo. Acara pelantikan berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kota Magelang, Senin (30/8).


Pelantikan Sigit Widyonindito dan Joko Prasetyo dimulai tepat pukul 15.00. Pelantikan dilaksanakan dalam sidang paripurna istimewa yang terlebih dahulu dibuka oleh Ketua DPRD Kota Magelang Hasan Suryoyudho. Dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan serta penyematan tanda jabatan oleh Bibit Waluyo. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur, Rustriningsih dan Ketua DPRD Provinsi Jateng, Murdoko. Selain itu juga hadir sejumlah pimpinan daerah tetangga di eks Kedu.


Kepada Walikota dan Wakil Walikota baru tersebut, Bibit Waluyo meminta agar Pasar Rejowinangun segera dibangun. Pasalnya, menurut Bibit Waluyo, keberadaan pasar sangat urgen dan menjadi tempat bergantungnya sebagian masyarakat Kota Magelang. Selain itu, perdagangan, kata Bibit menjadi salah satu sektor yang mungkin dikembangkan seteleh jasa.


 “Tidak ada yang bisa diandalkan selain jasa dan perdagangan. Jadi, pasar rejowinangun itu harus segera dibangun. Kalau sampai sekarang belum jadi-jadi, nggak ngerti saya,” ujarnya dengan nada tegas yang khas.


Bibit juga menegaskan bahwa pembangunan Pasar Rejowinangun sudah dinanti-nanti oleh warga Kota Magelang. Meski mengaku tidak terlalu paham, Bibit tetap berpesan agar pasangan Sigit-Joko bisa merealisasikan janji-janinya saat kampanye.


Selebihnya, Bibit juga berpesan 5 poin filosofi seorang pemimpin yang baik. Lima syarat dimaksud, kata Bibit, pemimpin harus berwatak komandan, seperti bapak, seperti guru, menjadi pelatih dan menjadi sahabat bagi yang dipimpin. Dari beberapa hal tersebut, Bibit menekankan perlunya sifat komandan. Yakni pemimpin harus mau turun ke lapangan untuk melakukan cek serta tegas dalam menindak pegawai yang tidak beres kerjanya.


Di akhir kesimpulan, Bibit menyatakan Kota Magelang memiliki potensi dikembangkan menjadi Kota Jasa, Perdagangan dan Pendidikan. Terutama dengan adanya Akmil (Akademi Militer) dan suasana yang masih sejuk. Kepada pasngan Sigit-Joko Bibit berpesan agar tidak memikirkan untung saat bekerja. Melainkan mengedepankan ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani. Semua diakukan untuuk kebaikan dan kemajuan masyarakat Kota Magelang.


“Jangan berfikir kampanyeku habis berapa, bagaimana cara mengembalikannya dan bagaiman supaya bisa untung,” sindir Bibit dikuti tawa hadirin. “Tapi lakukanlah yang terbaik. Maksimalkan semua potensi dan penggunaan anggaran yang ada secara proporsional. Kalau sembarangan, justru jerat hukum yang akan berlaku,” kata Bibit mengingatkan. 


Usai pelantikan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menegaskan bahwa dirinya sudah bertekad menjadikan Kota Magelang lebih maju. Sementara Pasar Rejowinangun, katanya, merupakan salah satu prioritas pembangunan dalam waktu dekat. “Rejowinangun itu prioritas,” kata Sigit.  


*(kontirbutorPemkot Magelang)_Biro humas