korpri3.JPG

Semarang - KORPRI diharapkan dapat terus tumbuh dan berkembang sebagai sebuah organisasi yang solid dan makin profesional. Selain itu, para anggotanya dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pengabdiannya, kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan lebih baik lagi. Demikian amanat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Gubernur Jawa Tengah, H. Bibit Waluyo, di Lapangan Pancasila Semarang, (29/11).


Tema yang diangkat pada peringatan HUT KORPRI kali ini yakni, ”Dengan Netralitas dan Profesionalitas KORPRI Mendukung Reformasi Birokrasi dalam Rangka Optimalisasi Pelayanan Publik”.

 

Melalui tema itu, Presiden SBY mengajak seluruh jajaran KORPRI untuk melanjutkan kerja keras, meningkatkan pengabdian dan produktivitas dalam mewujudkan jajaran birokrasi yang makin profesional. Jajaran birokrasi yang netral dan sanggup menghadirkan kualitas pelayanan publik yang terbaik bagi seluruh warga bangsa. Jajaran birokrasi yang dapat di banggakan sebagai salah satu keunggulan bangsa di era kompetisi global.


Sejak didirikannya pada tanggal 29 November 1971, KORPRI telah menunjukkan peran dan tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsa, dan negara sesuai dengan tuntutan dan kemajuan jaman. Sebagai organisasi yang mewadahi para Pegawai Negeri Sipil, KORPRI telah melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan melayani keperluan masyarakat dalam berbagai bidang. Pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat yang diemban oleh seluruh anggota KORPRI telah memberikan kontribusi konstruktif dalam proses pembangunan selama ini.

 

Korpri1.JPG

Dalam perjalanan sejarahnya, KORPRI saat ini telah tampil sebagai organisasi yang profesional dan makin mandiri. Organisasi yang kedudukan dan kegiatannya tidak lepas dari kedinasan, KORPRI telah mampu mendorong para anggotanya untuk mengemban tiga peran penting dan strategis sebagai abdi negara, abdi masyarakat dan abdi pemerintah.


Pada kesempatan tersebut Presiden SBY menyampaikan beberapa pesan dan harapan kepada para anggota KORPRI yaitu, pertama, menuntaskan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan tugasnya masing-masing. Kedua, melanjutkan penerapan tata kelola pemerintahan yang baik --good governance-- di semua lini. Ketiga, membangun tata kelola dan tata laksana birokrasi yang makin produktif, profesional, dan akuntabel. Berikan pelayanan birokrasi yang makin cepat, akurat, dan makin baik. Keempat, meningkatkan jalinan kerjasama produktif dengan semua pemangku kepentingan pembangunan, dengan membangun jajaran birokrasi yang siap merespon berbagai tantangan pembangunan secara konstruktif dan menciptakan terobosan dan inovasi dalam memberikan layanan publik terbaik bagi masyarakat. ”Berikan layanan publik yang cepat dan tepat di tengah kondisi kontijensi di beberapa tempat yang terkena bencana, utamanya di Wasior Papua Barat, Mentawai Sumatera Barat, dan sekitar Gunung Merapi di Yogyakarta dan Jawa Tengah,” tandas SBY.


Selain hal tersebut presiden juga mengajak untuk menyempurnakan jajaran birokrasi yang tangguh dan berwibawa. ”Jangan ragu untuk melakukan perombakan, pergantian dan revitalisasi dalam penyelenggaraan birokrasi yang dinilai berpotensi mengurangi produktivitas dan menghambat akselerasi laju penyelenggaraan pembangunan. Terus kedepankan semangat kebersamaan untuk bangsa dan negara,” tegasnya.  *Biro Humas(*b).