Salatiga, (BT).
Guna memantau perkembangan harga-harga kebutuhan pokok menjelang lebaran, Gubernur Jawa tengah, H. Bibit Waluyo, Kamis (27/8), meninjau sejumlah pasar di Kota Salatiga. Di antara pasar yang dikunjungi adalah Pasar Blauran dan Pasaraya I. Dalam peninjauan tersebut nampak sejumlah pejabat Pemprov Jateng, antara lain Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Kepala Badan Ketahanan Pangan serta Kepala Biro Perekonomian Setda Prov Jateng.
Keakraban terlihat jelas dalam dialog antara gubernur dengan para pedagang. Mereka nampak gembira dapat melihat dari dekat dan bersalaman dengan Gubernur. Bahkan seorang ibu pedagang yang berusia diatas 60-an tahun nampak berlari-lari kecil menghampiri Gubernur hanya untuk bersalaman dengan Gubernur. Kios-kios yang dikunjungi Gubernur adalah kioas-kios atau lapak-lapak yang menjual sembako. Di los daging, H. Bibit Waluyo nampak puas karena tak satupun pedagang yang menjual daging glonggongan.
Ia berharap pedagang di tempat dan daerah lain juga menjual daging yang sehat agar tidak merugikan dan membahayakan kesehatan konsummen. Sementara itu di kios makanan tradisional, Gubernur berkenan membeli sejumlah makanan tradisional dan khas Salatiga, antara lain karak dan gula kacang.
Dari beberapa peninjauan yang dilakukan di sejumlah daerah, termasuk di Salatiga, Gubernur menyimpulkan bahwa terdapat kenaikan harga sejumlah komoditi. Di antaranya adalah bawang putih dan gula yang mengalami kenaikan harga paling tinggi. Namun secara umum kenaikan harga masih pada tingkat wajar, terjangkau masyarakat dan terkendali,” jelas Gubernur.
Sebelum meninggalkan Salatiga, Gubernur meninjau Rumah Pemotongan Hewan (RPH) setempat. Dari para karyawan dan petugas RPH Gubernur mendapat penjelasan bahwa semua hewan yang dipotong di RPH Salatiga dijamin baik dan sehat.
Selepas dari Salatiga, Gubernur melanjutkan perjalanan ke Bawen, Kabupaten Semarang. (*BS)