KOTA TEGAL – Wakil Gubernur Jawa Tengah Dra. Hj. Rustriningsih, M.Si mengingatkan kembali pentingnya pendidikan karakter bangsa semenjak usia dini. Karena pendidikan yang dibutuhkan anak dalam menghadapi tantangan di masa depannya adalah pendididkan yang berkarakter, disamping  pendidikan yang bersifat teknis.

 

Hal tersebut disampaikan Rustriningsih saat menjadi pembicara di Seminar Pendidikan Membangung Bangsa bagi Kepala Sekolah dan Guru Raudhatul Athfal se-eks Karesidenan Pekalongan bertema “Pendidikan Karakter dan Budaya Bangsa Pada Anak usia Dini dengan Pendekatan Islami dan Fun Learning”, yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Tegal di Convention Hall, Rita Supermall, Sabtu (25/2) kemarin.

 

Rustriningsih menyebutkan zaman sekarang sebagai zaman “wani piro” (berani berapa, :red). Jadi dimana segala sesuatu diukur dengan uang. Oleh karena itulah Rustriningsih berpendapat dibutuhkan usaha sungguh-sungguh, sitematik dan berkelanjutan untuk membangkitkan dan menguatkan kesadaran serta keyakinan semua orang Indonesia bahwa tidak akan ada masa depan yang lebih baik tanpa membangun dan menguatkan karakter rakyat Indonesia.

Senada dengan Rustriningsih, Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak yang hadir dalam seminar tersebut, juga mengatakan bahwa kekuatan bangsa ini ada pada pendidikan pada usia dini masyarakatnya. Ikmal Jaya menganalogikan sebuah bangunan yang kokoh harus ditopang oleh pondasi yang kuat juga. “Seperti bangunan yang kokoh, maka pondasinya harus dibangun kuat juga,” tutur Ikmal Jaya.

Ikmal Jaya menambahkan, tidak ada masa depan yang lebih baik yang bisa diwujudkan tanpa kejujuran, tanpa meningkatkan disiplin diri, tanpa kegigihan, tanpa semangat belajar yang tinggi, tanpa mengembangkan rasa tanggung jawab.

 

Seminar yang dihadiri 1700 peserta itu, diikuti oleh perwakilan  Kepala dan Guru Raudhatul Athfal dari seluruh wilayah se-Eks Karesidenan Pekalongan. **kontributorHumasKotaTegal_Imon