
SEMARANG
– Wakil Gubernur Jawa Tengah Dra Hj. Rustriningsih, MSi atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucapkan “Selamat” kepada para penerima tali asih, dan menyampaikan “Terima
Kasih” atas prestasi, kinerja dan karya mereka yang mendukung pembangunan Jawa
Tengah untuk mencapai Visi “Terwujudnya masyarakat Jawa Tengah yang Semakin
Sejahtera”.
Wagub
Rustriningsih minta agar prestasi
yang telah berhasil diraih hendaknya terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, serta tidak tenggelam dalam euforia kegembiraan, tetapi justru harus
tetap berkarya,
berkreasi dan berinovasi untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.
“Jadikan
prestasi ini sebagai tanggungjawab moral, karena Saudara akan menjadi panutan
bagi saudara-saudara kita yang lain. Karena itu, sesuai dengan semangat gerakan
Bali nDeso mBangun Deso, yaitu yang
sudah pintar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, hendaknya
kembali ke desa memberitahu atau ngajari masyarakat desa yang belum pinter supaya pinter mengelola
potensi desanya dalam kegiatan pembangunan di segala sektor, sehingga desanya menjadi maju,”
papar Rustri.
Demikian pula bagi yang sudah kaya dan berkelebihan harta, juga jangan segan-segan membantu saudara kita di desa
melalui hibah dana, modal usaha, dan pendampingan manajemen usaha, agar geliat
ekonomi kerakyatan di desa semakin tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat Desa meningkat.
Berdasarkan
Keputusan Menteri Pertanian Republik
Indonesia Nomor 4924/Kpts/KP.450/ 12/2011,
tanggal 2 Desember 2011 tentang Penetapan Penerima Penghargaan
Ketahanan Pangan Tingkat
Nasional Tahun 2011 Kategori Petani,
Kelompok Tani, Penyuluh dan Aparat serta Keputusan Menteri Pertanian Nomor 4947/Kpts/KP.450/12
/2011, tanggal 2 Desember 2011 tentang Penetapan Penerima Penghargaan Adhikarya
Pangan Nusantara Tingkat Nasional Tahun 2011, Jawa Tengah memperoleh 28 peng-hargaan
untuk petani, kelompok tani, Penyuluh dan Aparat Provinsi Jawa Tengah dalam 5 (lima)
kategori, yaitu pelopor,
pelayanan, pengguna kreatif teknologi, pemangku dan Pembina.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Presiden RI
pada tanggal 6 Desember 2011 di Jakarta, yang terdiri dari Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara
Tingkat Nasional Tahun 2011 untuk Provinsi Jawa Tengah sebanyak 10 (sepuluh) penghargaan,
yaitu untuk: Gubernur Jawa Tengah;
Bupati Temanggung; Kepala Desa Karanggintung,
Kec. Susukan Kab. Banjarnegara serta 7
(tujuh) orang wakil dari Kelompok Tani.
Selain itu, juga diserahkan Penghargaan Ketahanan Pangan
Tingkat Nasional Tahun 2011 sebanyak
18 penghargaan, untuk: Perorangan (8 orang), Kelompok
(7 kelompok), Kelompok Prasarana dan
Sarana (1 orang), Gapoktan
(1 orang) serta Perusahaan
(1 orang).
Wakil
Gubernur pada kesempatan itu menyampaikan pernyataan Presiden RI yang dalam
sambutannya meminta agar pemimpin pusat dan daerah memastikan ketersediaan
lahan agar ketahanan pangan dapat meningkat, serta mengajak seluruh masyarakat
di daerah untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan meneruskan kegiatannya dalam
mewujudkan kemandirian pangan serta mengembangkan pangan local, meningkatkan
dan memproduksi ketersediaan pangan nasional.
Selain
itu, dapat menggalakkan sistematika penyediaan bahan makanan lokal serta
mengembangkan pekarangan modern untuk dapat ditanami berbagai jenis tanaman
dalam upaya me-ngurangi pengeluaran kebutuhan pangan. Untuk
itu Rustriningsih minta agar mengindahkan himbauan Presiden, serta senantiasa berkoordinasi
dengan SKPD terkait, sehingga pembangunan pertanian di Jawa Tengah semakin
maju, dan Jawa Tengah dapat mendukung kebijakan nasional surplus beras 10 juta
ton untuk tahun 2014. *Humas_bs