KOTA MUNGKID - Kehadiran Presiden Srilangka Mahinda Rajapakse dan Wakil Presiden Filipina Mr Jejomar Binay di Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Jum’at (9/12), memberikan arti dan kesan mendalam bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

 

Wakil Gubernur Jawa Tengah Dra. Rustriningsih, MSi ketika menyambut tamu kehormatan Presiden Srilangka di Candi Borobudur mengatakan, kunjungan Presiden Srilangka Mahinda Rajapakse merupakan kunjungan yang pertama di Indonesia dan kehadirannya di Candi Borobudur adalah sebagai kunjungan spiritual.

 

Presiden Srilangka Mahinda Rajapakse sangat terkesan dan takjub saat melihat Candi Borobudur, dan sempat berdoa dengan didampingi rohaniawan yang didatangkan dari Jakarta.

 

Terpisah, di tempat yang sama Wapres Philipina Mr Jejomar Binay beserta rombongan juga berkunjung di Candi Borobudur dan disambut oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jateng Edy Soesanto,SH, MSi dan didampingi oleh Wakil Bupati Magelang beserta jajarannya.

 

Dalam kunjungannya ke Borobudur Wapres Filipina menanyakan sejarah Candi, bagian-bagian dari candi seperti stupa, bagaimana membedakan batu baru dan batu lama, relief maupun catra.

 

Menurut Wapres Filipina, di Bangkok Thailand banyak candi-candi seperti Borobudur, dia sempat membandingkan warisan budaya, baik itu yang ada di negaranya maupun di Indonesia, sedang Borobudur sendiri termasuk candi yang besar.

 

Dia mengharapkan bangsa Indonesia ke depan dapat mengelola Candi Borobudur yang dinilai sangat agung sebagai sebuah candi.  Dalam kesempatan tersebut Wakil presiden Filipina juga memberikan bantuan sebanyak 300 dolar kepada Balai Konservasi Borobudur.  

 

Sementara itu, Asisten Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jateng Edy Soesanto,SH, MSi mengatakan, kedatangan Wakil Presiden Filipina beserta rombongan merupakan  sebuah kehormatan dan dapat meningkatkan hubungan baik antara Pemerintah Filipina dan Pemerintah Indonesia. **kontributorHmsMglang_ed.bs