
SEMARANG
– Sektor kelautan dan perikanan memegang peranan penting dalam pemenuhan gizi masyarakat,
karena ikan merupakan sumber protein hewani yang universal, ikan mampu
mencerdaskan dan menyehatkan. Bahkan semua agama menghalalkan ikan sebagai
bahan makanan.
Dalam
rangka mendorong peningkatan konsumsi ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan
menginisiasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), hal ini dilandasi
oleh rendahnya tingkat konsumsi ikan masyarakat.
Pada
tahun 2009 saja, tingkat konsumsi ikan nasional baru mencapai 29,08 kg per
kapita per tahun masih berada dibawah anjuran pola pangan harapan, yaitu
sebesar 31,40 kg per kapita per tahun. Sedangkan Jawa Tengah pada tahun 2010, menurut
angka perhitungan neraca bahan makanan (NBM) adalah 16 kg per kapita per tahun.
Dalam rangka mendorong peningkatan
konsumsi ikan Jawa Tengah, tahun 2011 ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
membentuk Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (FORIKAN), melalui Keputusan Gubernur Jawa
Tengah Nomor : 523/66/2011, tanggal 21 Oktober 2011 yang diketuai Ketua Tim
Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah dengan anggota dari berbagai elemen organisasi
dan instansi lintas sektor. Keputusan tersebut juga berdasarkan Keputusan
Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : KEP.13/MEN/2011 tanggal 18 Maret 2011 tentang
Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional.
Gubernur Jawa Tengah, H.
Bibit Waluyo, Rabu kemarin (23/11) mengukuhkan FORIKAN
tersebut, di Gedung Gradhika Bhakti Praja- Semarang. Dalam acara pengukuhan tersebut dirangkai
dengan kegiatan kampanye/safari Gerakan
Memasyarakatkan Makan Ikan
(GEMARIKAN).
Pada
kesempatan itu, Gubernur Bibit Waluyo berharap agar ke depan Forikan dapat
membuat berbagai program/kegiatan yang dapat mendorong peningkatan konsumsi
ikan sesuai dengan tupoksinya dan melaporkan hasilnya ke Gubernur. “saya
harapkan agar pada 2012, juga membentuk Forikan di tingkat Kabupaten/Kota,
sehingga angka Konsumsi Ikan Jawa Tengah yang masih rendah ini dapat ditingkatkan,”
tandas Bibit.
Kepala Dinas Kelautan dan
Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Ir. Soebagyo, MM
dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan Pembentukan FORIKAN Jawa Tengah adalah, pertama menyamakan persepsi dan menyatukan
langkah dalam rangka mencerdaskan generasi penerus bangsa guna mewujudkan
Masyarakat Jawa Tengah yang semakin Sejahtera melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN); kedua meningkatkan
Angka Konsumsi Ikan masyarakat Jawa Tengah, yang berdasarkan hasil Susenas
tahun 2010 baru mencapai 10,16 kg per kapita
per orang dan masih
dibawah angka harapan Nasional yaitu
31,4 kg per kapita per orang.
Subagyo menambahkan, FORIKAN Jawa Tengah keanggotaannya berasal dari instansi Pemerintah,
swasta, Tim Penggerak PKK, Organisasi Wanita, Profesional dan Akademisi
merupakan modal besar yang diharapkan dapat mendorong penyebaran Program
Nasional GEMARIKAN secara lebih luas lagi. Sebagai rangkaian pengukuhan FORIKAN Jawa Tengah, juga
menyelenggarakan Lomba inovasi kudapan berbahan baku ikan yang diikuti oleh
siswa SMA/SMK, pameran produk olahan perikanan
di lantai 1 gedung Ghradhika Bhakti Praja dan Safari Gemarikan yang
diikuti oleh 200 murid SD di lingkungan Gradhika, serta sosialisasi
pentingnya makan ikan yang
menghadirkan narasumber kesehatan dan ahli gizi. *Humas_jt