Semarang - Upacara Pembukaan Perkemahan Bakti “Saka Bakti Husada IV” Gerakan Pramuka Kwartir Daerah 11 Jawa
Tengah, pagi ini (Rabu, 7/7) dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Dra. Hj. Rustriningsih, MSi, di Pusat Kegiatan Perkemahan Candra Birawa, Karanggeneng-Gunungpati.
Upacara dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Prov Jateng, Ketua Gerakan Pramuka Kwartir 11 ,Perkemahan Bhakti Gerakan Pramuka, Pimpinan Satuan
Karya se Kwarda 11 Jateng, Bupati Semarang selaku Mabicab dan anggota Mabicab Kab
Semarang, dan peserta Perkemahan Bakti.
Kegiatan kali ini dengan
tema : “Membentuk Generasi Muda Mandiri”, Peduli dan Tanggap Terhadap Kesehatan
Masyarakat”. Tema tersebut sangat penting karena kegiatan tersebut bertujuan untuk
melatih adik-adik pramuka penegak dan pandega dalam mewujudkan Satya ke-3 dari
Tri Satya Pramuka Penegak dan Pandega yaitu menolong sesama hidup dan ikut
serta membangun masyarakat.
Kegiatan kemasyarakatan
yang dilakukan dalam rangka Perkemahan Bakti (Perti) yakni, pengelolaan sampah
berbasis masyarakat, pemberantasan sarang nyamuk secara serentak dan
berkesinambungan serta pengolahan air agar layak minum.
Dalam sambutannya Wakil
Gubernur Rustriningsih mengatakan bahwa dalam melaksanakan kegiatan perkemahan
bakti bukan sekedar sebagai peserta saja, melainkan lebih ditekankan pada
partisipasi aktif untuk melaksanakan pengabdian masyarakat melalui pendekatan sosial
yang interaktif. Sehingga mendorong sikap dan perilaku yang paham dan memahami
makna kesehatan pribadi, keluarga dan lingkungan.
Rustriningsih berharap kepada
adik-adik Pramuka Penegak dan Pandega agar mampu menjadi contoh dan pelopor
pola hidup sehat dalam lingkungan yang sehat bagi generasi muda dan masyarakat
sekitarnya.
“Sekarang saatnya gerakan
pramuka makin memantapkan program pengabdian masyarakat, khususnya bidang
kesehatan,” tegas Rustri.
Usai pembukaaan Wakil Gubernur Jawa Tengah menyaksikan jalannya Simulasi peragaan bagaimana cara menolong korban banjir. Selain itu kegiatan para peserta perkemahan bakti juga melakukan bakti sosial yakni melakukan pengasapan (fogging) di rumah-rumah penduduk kawasan Sumurjurang Kec. Gunungpati Semarang. (Biro Humas)