KOTA MUNGKID - Sejumlah Isteri Menteri
Kabinet Indonesia Berasatu yang tergabung dalam Solidaritas Isteri Kabinet
Indonesia Bersatu (SIKIB) yang terdiri dari Ny.Silvia Agung Laksono (Menkokesra),
Ninik Dipo Alam (Menseskab), Ning Sudi Silalahi (Mensesneg) Lucy Indrawati (Wamen
perhubungan) Sri Widawati (Wamen PU), Yeti Yasin (Wamen BUMN), Esro Sina Retra
Ubun (Wamen Perdagangan) melakukan kunjungan di Desa Tanjung Anom Salaman,
Desa Madukoro Kajoran dan Desa Tirtosari Sawangan.
Rombongan
SIKIB diterima oleh Gubernur Jawa Tengah H.
Bibit Waluyo beserta HJ Sri Suharti Bibit Waluyo, Bupati Magelang Ir. Singgih
Sanyoto, Sekda Drs. Utoyo.
Ny.
Silvia Agung Laksono selaku ketua rombongan mengatakan bahwa kegiatan ini
merupakan manifestasi dari program SIGIB yang terdiri dari lima pilar yaitu
Indonesia Sehat, Pintar, Peduli, Kreatif, serta Indonesia Hijau.
“Kami
banyak mendengar tentang kegiatan masyarakat khususnya ibu-ibu PKK desa didalam
pemberdayaan di bidang ketahanan, ini sesuai dengan pilar kami yaitu Indonesia
Hijau “, katanya.
Oleh
karena itu kami ingin melihat dari dekat untuk
selanjutnya kami berdayakan serta ingin kami kembangkan di lain tempat
khususnya di luar jawa.
Gubernur
Jawa Tengah H.Bibit Waluyo mengatakan bahwa Ketahanan pangan di Jawa Tengah ini
cukup mantap bahkan terbaik di Indonesia. “Kami memiliki potensi pangan yang
cukup mantap dan beragam, sehingga ketahanan pangan di Jawa Tengah dapat
menopang ketahanan pangan Nasioanal hingga 16-17 %”, katanya.
Jawa Tengah mengalami surplus beras hingga 2,9 juta ton, berbagai
kreasi menuju ketahanan sangat luar biasa tinggal kita melakukan pendampingan
di bidang kualitas, kuantitas serta kontinyuitas“, tegasnya.
Sementara
menurut Bupati Magelang Ir.Singgih Sanyoto, pertanian merupakan salah satu
sektor unggulan di Kabupaten Magelang.dengan luas wilayah 108 ribu hektar,
dengan lahan sawah yang diolah petani mencapai 38 ribu hektar, serta lahan
kering 39 ribu hektar.
“Secara
kumulatif kurang lebih 70 % luas lahan di Kabupaten Magelang digunakan untuk
sektor pertanian yang dikerjakan oleh lebih dari 57 % penduduk.”katanya.
Sebelum
meninggalkan Desa Tanjung Anom Salaman Rombongan SIKIB menyempatkan diri untuk
menanam padi unggul organik jenis mentik wangi di lahan persawahan petani
setempat. Selanjutnya rombongan melihat dari dekat pemanfaatan lahan pekarangan
dan panen lele di Madukoro Kajoran, untuk selanjutnya akan melihat kegiatan
para ibu-ibu petani serta membatik di Tirtosari Sawangan. **HumasKabMagelang**