MENJELANG AKHIR TAHUN Lonjakan Harga Sembako Tak Terbendung


Senin, 21 Desember 2009

Harga barang-barang yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat di berbagai daerah, khususnya sembilan bahan pokok (sembako), terus meroket.Di Semarang misalnya, harga sejumlah kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional, seperti Pasar Johar, Pasar Bulu, dan Pasar Karangayu, mengalami kenaikan. Salah seorang pedagang sembako di Pasar Johar Rusmiatun (48) mengatakan, kenaikan harga kebutuhan pokok bervariasi antara 10 hingga 20 persen dan sudah mulai naik sejak sepekan terakhir. "Kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga, antara lain beras, gula pasir, tepung, telur, minyak goreng, dan daging ayam, serta daging sapi," katanya.Harga gula pasir naik sebesar Rp 1.000 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp 9.000 menjadi Rp 10.000 per kg. Sedangkan harga minyak goreng curah dari Rp 7.500 per kg naik menjadi Rp 8.000 per kg. Sementara harga daging sapi naik sebesar Rp 10.000 menjadi Rp 60.000 per kg dan harga daging ayam ras Rp 25.000 dari harga sebelumnya Rp 21.000 per kg. Harga telur ayam juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 12.000 menjadi Rp 14.000 per kg."Harga semua jenis beras saat ini juga naik sebesar Rp 500 per kilogram. Beras jenis rojo lele Rp 7.000 per kg, beras jenis mentik wangi Rp 7.500 per kg, dan beras C-4 Rp 6.000 per kg. Harga tepung tanpa merek per satu sak karung isi 25 kilogram naik sebesar Rp 10.000 dan kini menjadi Rp 125.000. Sedangkan tepung merek Segitiga Biru harganya naik menjadi Rp 175.000 dari harga awal Rp 160.000 per karung isi 25 kilogram," tutur Rusmiatun.Hal serupa juga terjadi di Cirebon dan Yogyakarta. Harga beras di pasaran Kota Cirebon, Jawa Barat, bergerak naik bersamaan peningkatan permintaan konsumen dari luar, terutama dari Jakarta. "Harga berbagai jenis beras sudah seminggu terakhir naik. Karena selain di daerah Cirebon dan sekitarnya, sekarang sedang musim tanam. Selain itu juga permintaan konsumen di Jakarta juga naik tajam," kata H Udin, seorang pedagang di pasar grosir beras di Cirebon.Berdasarkan pantauan di beberapa pasar tradisional di Cirebon menunjukkan harga beras naik sekitar Rp 500 dibanding harga grosir. Begitu juga di pasar swalayan.Di tempat terpisah, harga beberapa bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai naik. Bahkan kenaikan harga berkisar 15 hingga 20 persen. "Sejumlah bahan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan adalah beras, gula, telur ayam ras, terigu, daging ayam, dan daging sapi," kata seorang pedagang di Pasar Munggi Gunungkidul, DIY, Endang Dwijo Nirwanto.Harga telur ayam ras naik Rp 1.500-Rp 2.000 per kg. Jika sebelumnya hanya Rp 11.000-Rp 12.000 per kg, saat ini naik menjadi Rp 13.500 hingga Rp 15.000 per kg. Sedangkan daging sapi dari Rp 64.000 per kg menjadi Rp 69.000 per kg. Sementara harga daging ayam ras saat ini mencapai Rp 24.000 per kg dari sebelumnya hanya Rp 21.000 per kg.Menurut dia, harga beras dan gula pasir juga mengalami kenaikan. Jika sebelumnya harga beras kualitas C4 hanya Rp 5.400 per kg, saat ini mencapai Rp 5.800 hingga Rp 5.950 per kg. (Podyo S/Antara/Bayu)

Sumber : Suara Karya Jakarta