Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Bina Marga dan Pengelolaan
Sumber Daya Air Adi Wibowo mengatakan bahwa ruas Jalan Lingkar Salatiga (JLS)
sepanjang 1,15 km dari pintu masuk Cebongan, Argomulyo nantinya layak untuk dilewati.
“Meski dipastikan perbaikan jalan tersebut tidak dapat rampung sebelum Hari
Raya Idul Fitri, namun jalan tersebut dapat dilewati pemudik,” ujarnya ketika
Rapat Koordinasi di Ruang Rapat Eksekutif Setda baru-baru ini.
Adi Wibowo juga meminta percepatan pembangunan hingga H -10
Lebaran, sehingga JLS dapat dimanfaatkan pemudik. “Kalau dinyatakan selesai itu
belum, karena ada lima lapis pengerjaan, tapi dengan tiga lapis yang selesai
dikerjakan hingga H-10, maka jalan dapat dinyatakan layak,” lanjutnya.
Dalam perbaikan JLS sepanjang 1,15 km dari Cebongan, sisi
sebelah kanan dilakukan penambalan, sementara sisi kiri dilakukan pengerukan
ulang. Hal ini dilakukan karena lapisan bawah jalan yang dikerjakan dalam
pembangunan sebelumnya tidak layak menopang beban jalan. Dari seluruh ruas
jalan JLS dari Cebongan hingga Blotongan mempunyai panjang 11,3 km, dan selain
ruas yang diperbaiki, semua jalan dinyatakan dalam kondisi prima.
Sementara itu, untuk Jalan Imam Bonjol,
pihaknya meminta agar pembangunan dilakukan setelah Lebaran. Bila dilakukan
sekarang dikhawatirkan akan mengganggu para pelintas jalan. Meski begitu,
sembari menunggu perbaikan jalan, Bina Marga akan melakukan berbagai penambalan
di ruas jalan yang rusak. *HumasPemkot Salatiga