Kudus – Bupati Kudus H. Musthofa ketika menyambut Kirab Adipura di depan Pendopo (7/6), mengucapkan syukur Alhamdulillah. Pasalnya penghargaan Adipura dapat kembali lagi ke Kudus, setelah tahun lalu gagal mendapatkannya. "Hal ini harus bisa dipertahankan, bahkan kita harus bisa menjadikannya sebagai sebuah tradisi”, tegasnya. 

 

Tahun ini Kudus berhasil kembali mendapatkan Adipura untuk kategori kota sedang. Penghargaan ini sendiri telah diserahkan langsung sebelumnya oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono hari Selasa lalu (5/6) di Istana Negara. Penghargaan ini kemudian di kirab keliling Kudus, dimulai dari halaman Kantor Lingkungan Hidup dan berakhir di halaman Pendopo Kabupaten Kudus. Iring-iringan ratusan mobil hias ini mendapat perhatian luas dari masyarakat.

 

“Kirab ini kita lakukan agar masyarakat ikut merasakan kebanggaan ini. Karena sejatinya, kembalinya Adipura ke Kudus adalah karena peran serta masyarakat untuk selalu peduli akan lingkungannya”, kata Plt. Kepala Kantor Lingkungan Hidup, Samani Intakoris. Dirinya menambahkan bahwa bukan persoalan yang mudah untuk memperoleh Adipura tahun ini. Apalagi , standar penilaian Adipura kali ini terbilang lebih tinggi dibanding penilaian sebelumnya. Tak hanya itu, jumlah titik pantau yang menjadi objek penilaian juga bertambah dibanding tahun sebelumnya.

 

Namun, dengan kesadaran masyarakat yang lebih peduli pada kebersihan lingkungan dan berbagai pembenahan yang dilakukan, termasuk pada titik-titik seperti jalan protokol, pasar, lingkungan sekolah serta tempat pengolahan sampah, akhirnya menjadi titik pantau yang mendapatkan poin cukup tinggi. (Kontributor Humas Kudus-Erwin)