UNGARAN - Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Jawa Tengah Ir. Gayatri Indah Cahyani,M.Si, Jum’at (11/5), di kantornya, mengatakan bahwa kegiatan Pengembangan Ketahanan Pangan di Kepulauan Karimunjawa yang dilaksanakan oleh BKP Jawa Tengah, diawali dengan Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Ketahanan Pangan di Kepulauan Karimunjawa pada Tahun 2010


Beberapa point penting yang direkomendasikan dalam rencana induk tersebut antara lain, perlu adanya penyediaan gudang/lumbung pangan di masing-masing pulau yang berpenduduk, yaitu pulau: Karimunjawa, Kemujan, Parang, Nyamuk dan Genting ; Peningkatan intensifikasi sawah, ladang maupun pekarangan yang ada di kepulauan Karimunjawa ; Pemberian stimulan sarana prasarana pertanian untuk menumbuhkan kembali kultur budaya bertani di masyarakat ; Peningkatan penyuluhan dan bimbingan teknis terkait intensifikasi dan alih teknologi pertanian oleh instansi terkait (penyuluh pertanian) ; Peningkatan pemanfaatan pekarangan untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan khususnya sayuran dan buah  guna mendukung terwujudnya kemandirian pangan ; Peningkatan akses permodalan bagi para petani dan nelayan di kepulauan Karimunjawa.


Menindaklanjuti rekomendasi dari rencana induk tersebut, pada Tahun 2010,  BKP Provinsi Jawa Tengah telah memberikan bantuan pangan berupa beras sebanyak 12 ton melalui Balai Pengembangan Cadangan Pangan Provinsi Jawa Tengah. Tahun 2011 diupayakan pengembangan ketahanan pangan di Kepulauan Karimunjawa melalui :  pemberian bantuan pangan berupa Beras sebanyak  22 ton dalam rangka antisipasi musim baratan, stimulan Ternak Kambing Jawa Randu sebanyak 100 ekor terdiri dari 10 Ekor Pejantan dan 90 Ekor Betina, stimulan Bibit Tanaman Buah berupa Jambu Air Varietas Merah Delima sebanyak 1.000 Pohon dan Blimbing Demak 1.000 Pohon, pembangunan gudang lumbung pangan berukuran 4 m x 8 m x 3.5 m (  dan lantai Jemur serta pengisian peralatan mesin gudang lumbung pangan berupa: Mesin Jahit Karung, Timbangan Duduk, Tester Gabah dan Terpal. 


Sementara itu, menurut Ir. Sadi, M.Si (Kasubbag Program BKP Jateng) bahwa untuk mengembangkan kemandirian masyarakat Karimunjawa pada saat Kunjungan Kerja Gubernur Jawa Tengah bersama Aggota Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, pada 8 – 9 Mei 2012. Gubernur telah menyerahkan secara simbolis stimulan berupa 1 paket peralatan perbengkelan kapal nelayan, 2500 ekor benih ikan kerapu tikus dan 2500 ekor benih ikan kerapu macan, 2000 kg pakan ikan dan 1 paket Cool Box dari Dinlutkan) serta 3 unit  hand traktor dari Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah. Selain itu juga diserahkan bantuan bahan pangan (berupa beras sebanyak 10,5 Ton) untuk mengantisipasi kerawanan pangan pada saat musim baratan tahun ini.  **Tim Kontributor BKP Jtg