MOU Salatiga_jerman.jpg  

          Pemerintah Kota Salatiga melalui Kantor Lingkungan Hidup bekerja sama dengan Pemerintah Jerman dalam hal lingkungan hidup, terutama tentang perubahan iklim. Dalam kerja sama yang diwujudkan dengan nota kesepahaman ini, Kota Salatiga diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Salatiga Agus Rudianto, SE, MM sedangkan dari pihak pemerintah Jerman diwakili oleh Lucas.


          Nota Kesepahaman ini dibuat untuk menindaklanjuti kesepakatan kerja sama antara Kementerian Negara Lingkungan Hidup Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Republik Federal Jerman tentang Program Advis Kebijakan untuk Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim (Paklim) pada 5 Oktober 2009.


          Paklim merupakan program kerjasama yang berperan dalam memberikan masukan atau nasehat serta mendukung pemerintah pusat dan daerah juga pelaku industry untuk mengembangkan inisiatif kegiatan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Adanya perubahan iklim yang cukup signifikan tersebut tentu membuat Indonesia khususnya Kota Salatiga berupaya untuk menghadapi tantangan tersebut. Caranya dengan merencanakan dan mengoordinasikan strategi penanggulangan dampak perubahan iklim dengan baik.


          Kota Salatiga dipilih dengan pertimbangan keamanan dari bencanan longsor dan memiliki suasana yang kondusif. Perwakilan Paklim Wilayah Jateng, Purnomo Sidi mengatakan bahwa dirinya akan memberikan pendampingan berupa pendanaan dan memfasilitasi peningkatan sumber daya manusia. Sebenarnya bantuan dari pusat untuk lingkungan hidup ini cukup banyak. Sayangnya pemerintah daerah tidak tahu cara memperoleh bantuan tersebut. Untuk itu dirinya siap memberikan pendampingan dalam pembuatan proposal untuk mendapatkan bantuan tersebut.


          Sementara itu, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Salatiga merasa bangga atas dipilihnya Salatiga sebagai kota yang diajak untuk bekerjasama menangani masalah lingkungan hidup. “Kami merasa bangga karena Salatiga telah dipilih untuk bekerja sama dengan Pemerintah Jerman. Pemilihan ini tentu melalui pertimbangan dan kriteria tersendiri, tidak asal memilih,” ujarnya.    **www.jatengprov.go.id/newsroom_Salatiga