Bupati Purworejo Drs Haji Mahsun Zain MAg
mendapat penghargaan dari Komisi Penyiaran Indonesai Daerah (KPID)
Provinsi Jawa Tengah, atas tekad dan kepeduliannya terhadap kemajuan
duniapenyiaran di Kabupaten Purworejo. Selain itu, Lembaga Penyiaran
Publik Lokal (LPPL) Irama FM Purworejo, juga meraih penghargaan dalam
kategori lembaga penyiaran publik terbaik dan iklan layananmasyarakat
terbaik se Jawa Tengah. Penghargaan diterima Plt Assisten III Sekda
mewakili Bupati dan Kepala UPT RSPD Irama FM Endah Srigati SPd.
Penghargaan diberikan oleh KPID Jawa Tengah pada
malam Anugerah Penyiaran bagi Radio dan Televisi Propinsi Jawa Tengah di
Hotel Semesta Semarang, Jum’at (27/4). Acara yang digelar dalam
rangka Hari Penyiaran Nasional itu, dihadiri Gubernur Jawa Tengah Bibit
Waluyo, Forum Komunikasi PimpinanDaerah dan lembaga penyiaran TV dan
radio se Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut juga berlangsung dialog
interaktif bersama Gubernur Jawa Tengah, dengan mengambil tema Memperkokoh Jawa
Tengahsebagai benteng Pancasila melalui penyiaran sehat bermartabat
dan berkarakter.
Gubernur mengatakan bahwa lembaga
penyiaran harus adil dalam menyiarkan berita, tidak hanya kejelekan saja
yang di ekspos, namun kemajuan daerah juga harus disiarkan. “Lembaga
penyiaran harus mampu memberikan ide kreatif dan positif bagi masyarakat,
karena saat ini media penyiaran kurang memperhatikan etika dalam
penayangan berita, khususnya berita demonstrasi,”ungkapnya.
Lebih lanjut Gubernur mengharapkan lembaga
penyiaran mempunyai rasa nasionalisme dengan mengemas
berita yang menarik dan sehat. Hal tersebut karena berita didengar
dan disaksikan dunia internasional, sehingga jangan ada kesan bahwa
Indonesia adalah Negara yang anarkis. Gubernur mengharapkan sila dalam
Pancasila dihayati dan diimplemantasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu Ketua KPID Pusat Ahmad
Riyanto mengatakan bahwa lembaga penyiaran harus memahami pedoman perilaku penyiaran
dan standar program siaran. Selain itu untuk meningkatkan
rasa nasionalisme, lembaga penyiaran wajib mengawali acara dengan lagu
Indonesia raya dan mengakhiri dengan lagu wajib nasional. “Kami mengharapkan
para tokoh atau politikus dapat memanfaatkan media penyiaran dengan
bijaksana,” harapnya.
**www.jatengprov.go.id/Newsroom_HumasKab.Purworejo