BOYOLALI   Masyarakat juga harus turut peduli  dan merasa handarbeni terhadap jalan yang baru dibangun melalui program Karya Bhakti Boyolali Tersenyum  sehingga umur jalan awet.  Demikian disampaikan  Wakil Bupati Boyolali Agus Purmanto SH  saat memberikan  sambutan Upacara Penutupan Program  Karya Bhakti Boyolali Tersenyum, Senin (30/4), di halaman  Kantor Kepala Desa Tawangsari Kecamatan Teras. “Dengan kepedulian masyarakat  maka umur jalan akan awet dan umurnya lebih panjang“,  tegas Wabup Agus Purmanto.  

 

Untuk Itu  Wabup. Agus Purmanto berharap Masyarakat  peduli dan merasa handarbenui terhadap jalan yang baru dibangun. Langkah ini dilakukan dengan  melarang kendaran truk bermuatan berat lewat jalan tersebut. “ Kalau ada truk muatan pasir dengan Tonase berat supaya tidak diperbolehkan melewati jalan tersebut  karena akan merusak jalan tersebut sekaligus memperpendek umur jalan  “ tegas Agus Purmanto.  

 

Dijelaskan Program  Karya Bhakti Boyolali tersenyum merupakan  Program sektoral  antara Pemerintah , TNI , Polri  bersama masyarakat   guna mengentaskan kemiskinan.  Dengan   Program Karya Bhakti Boyolali Tersenyum ternyata  merupakan sarana yang  sangat ampuh  dalam menyelesaikan  pekerjaan phisik  sesuai waktu yang telah ditentukan  dengan hasil cukup baik.  Program Karya Bhakti sebagai upaya  membantu meningkatkan  kesejahteraan masyarakat  dan mempercepat akselerasi  pembangunan di daerah  serta bertujuan  menjawab aspirasi masyarakat. Program ini disusun  botton Up Planning  yang dimulai  dari rembug Desa, rapat di tingkat kecamatan  dan dilanjutkan Verifikasi di tingkat Kabupaten Boyolali.  

 

Selain itu   program karya Bhakti Boyolali tersenyum  juga sebagai upaya untuk nguri – uri dan mempertahankan ciri khas Budaya bangsa Indonesia  yakni budaya Gotong Royong.  Program KBBT ini kan dikerjakann secara Gotong Royong  oleh semua instansi terkait di pemkab Boyolali dengan masyarakat Desa Tawangsasri  secara bahu membahu   yang merupakan ciri khas budaya bangsa Indonesian.  

 

Untuk itu Pihaknya berharap  dengan program ini diharapkan mampu memotivasi masyarakat  untuk memelihara hasil pembangunan dan mengembangkan pembangunan yang telah ada.  Betonisasi melalui program ini diharapkan bisa mengangkat perekomian masyarakat. Perwujudan Program ini bisa berupa  pembangunan jalan, saluran irigasi dan yang lain.  

Hal itu sesuai dengan   Visi Misi  BUpati dan Wakil Bupati BOyolali  mewujudkan Masyarakat Boyolali yang sejahtera , berdaya saing dan Pro Investasi.

 

 Sementara itu, betonisasi jalan sepanjang 1665 meter dan lebar 1 meter kali 2  serta ketebalan 0,10 meter tersebut  dibiayai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten / APBD Boyolali tahun 2012 sebesar  Rp. 273 Juta serta Swadaya masyarakat sebesar 85 JUta rupiah. Pekerjaan betonisasi  dikerjakan  selama 21 hari  mulai tanggal 10 April hingga 30 April 2012  diharapkan dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat  serta memparlancar transportasi  desa di wilayah tersebut. **www.jatengprov.go.id/newsroom_HumasBoyolali