CILACAP - Tahun ini dipastikan ribuan tenaga kerja diCilacap akan
terserap dalam sejumlah proyek pembangunan. Data Badan Penanaman Modal dan
Perijinan Terpadu (BPMPT) Kabupaten Cilacap, setidaknya penyerapan tenaga
kerjanya dalam waktu dekat ini akan mencapai 9.194 orang.
Kepala BPMPT Cilacap, Indar Yuli Nyataningrum mengatakan,
penyerapan ini dengan
adanya sekitar 13 proyek yang berinvestasi diwilayahnya tahun ini.
Bahkan dari asumsi angka penyerapan yang ada, besar kemungkinannya akan
bertambah lagi. Ini artinya, banyaknya jumlah pengangguran yang ada sedikit
terkurangi.
Diantara proyek yang cukup menonjol dalam penyerapan tenaga kerja
adalah pengembangan PLTU Karangkandri kedua oleh PT.Sumber Segara Primadaya.
Proyek ini dipastikan mampu menyerap 4.000 tenaga kerja. Berikutnya, mega
proyek PLTU 2 Bunton yang memiliki investasisebesar Rp 4 triliun. Proyek dari
PT.PLN ini dipastikan akan menyerap 2.000 tenaga kerja.
Yang tak kalah menonjol adalah mega proyek RFCC (Resid Fluid
Catalytic Cracking)
Pertamina Refinery Unit (RU) IV yang memilikirencana investasinya
senilaiRp 8,4 triliun. Pada tahap awal, proyek ini diperhitungkan mampu
menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja. Dan dalam kelangsungannya mendatang, serapan
tenaga kerjanya bisa mencapai 8.000 orang. Lainnya adalah proyek pembangunan
rumah sakit Sedya Sehat diJalan SoekarnoHatta yang akan menyerap sekitar 1.000
tenaga kerja.
Sedangkan sekitar sembilan proyek lain, serapan tenaga kerjanya
hanya dibawah 100 orang."Yang lain hanya antara 14 sampai 80 orang saja
tenaga kerjanya. Karena memang sesuai dengan nilai investasinya" tegas
Indar.
Diberitakan, nilai
investasi diCilacap yang direncanakan untuk tahun 2012 inisebesar Rp
17.166.950.000.000. Besarnya nilai investasi ini antara lain ditopang oleh tiga
proyek raksasa yakniRFCC, proyek PLTU 2 Bunton-Adipala dari PT.PLN dan
pengembangan PLTU Karangkandri yang akan berkapasitas 1 x 600 mega watt. www.jatengprov.go.id/newsroom_cilacap