KOTA SEMARANG, Para kepala daerah dari 25 kota/kabupaten
se Jawa, DKI Jakarta, dan DIY, Jumat (20/4) kemarin tiba di Kota
Semarang. Kehadiran para kepala daerah tersebut dalam rangka menghadiri Rapat
Kerja Komisariat III APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) yang
berlangsung selama 3 hari, di Hotel
Crowne Plaza Semarang, Jl. Pemuda Ni. 118 Semarang.
Agenda
pelaksanaan Rakerkomwil tersebut diantaranya menyusun program kerja komwil III
2012 dan menyusun bahan rekomendasi Munas Apeksi 2012. “Sedangkan tujuannya
untuk menyusun dan menetapkan program kerja pengurus Komwil III tahun 2012,
Tukar pengalaman penyelenggaraaan pemerintahan daerah antar anggota, serta
ajang silaturahmi anggota Apeksi,” ungkap Plh. Sekda Drs. Hadi Purwono selaku
Ketua Panitia Penyelenggara.
25
peserta Apeksi tersebut adalah para Walikota anggota komisariat wilayah III, yakni
Kota Semarang, Salatiga, Tegal, Surakarta, Pekalongan, Yogyakarta, Magelang,
Tangerang, Tangerang Selatan, Cilegon, Serang, Bandung, Bogor, Sukabumi,
Cirebon, Cimahi, Depok, Tasikmalaya, Banjar, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan,
Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.
Registrasi
peserta rakerkomwil yang hadir yaitu 3 Walikota dan 3 Wakil Walikota, sedangkan
peserta yang lain diwakili oleh pejabat teras pemerintah setempat. Rakerkomwil
kali ini mengusung tema “Penguatan Otonomi Daerah yang didukung reformasi
Birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang baik bagi peningkatan
kesejahteraan”.
Selain
membahas agenda rutin, dalam rapat akan membahas pula mengenai rekomendasi
masalah-masalah strategis penyelenggaraan pemerintahan daerah pada Munas Apeksi
tahun 2012 di Manado, implementasi penerimaan bansos dan hibah sesuai
permendagri No. 32 tahun 2011, dan reformasi birokrasi dan penataan kelembagaan
daerah.
Materi
yang juga dipaparkan dalam kesempatan tersebut diantaranya best practice pemetaan wilayah pungutan PBB di Kota Semarang oleh
Kepala DPKAD Kota Semarang, A Yudi Mardiana, SH, MM, Pokok-pokok materi RUU
tentang aparatur sipil Negara (RRUU ASN) oleh Asisten Deputi Pengembangan SDM
Aparatur KemenPAN dan RB, Sunarko, SH, MH, serta penanggulangan kemiskinan
melalui pandu gerbang kampung oleh tenaga Ahli Menkokesra Drs. Djoharis Lubis,
MSc.
Ada
pula City Tour bagi para peserta yang
diawali dengan menyaksikan festival makanan khas Semarang dan pemecahan rekor
MURI Lumpia terpanjang sepanjang 465 meter di Balaikota, serta kunjungan ke
tempat-tempat wisata di Kota Semarang seperti Lawangsewu, Mesjid Agung Jawa Tengah,
Sam Poo Kong, Restoran Kampung Laut dan Banjir Kanal Barat.
Sedangkan
untuk para istri Walikota, disediakan program Ladies Program yang membawa
mereka mengunjungi tempat menarik di Kota Semarang, seperti Webe Bag Gallery,
Kelurahan Palebon sebagai Kelurahan Percontohan, dan Galleri Huang Dai Hoo. www.jatengprov.go.id/newsroom_HumasPemkot Semarang_ed.bs