PATI - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan sudah beberapa tahun dilaksanakan di Kabupaten Pati. Upaya penyempurnaan untuk suksesnya program tersebut terus dilakukan, salah satunya melalui Pengawasan Berbasis Masyarakat (Community Based Monitoring).

 

CBM Community Based Monitoring sebagai  bagian dari pokja Ruang Belajar Masyarakat (RuBelMas)PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Pati saat ini memang sedang menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat dalam rangka pengawasan berbasis masyarakat melalui Pokja RuBelMas. Untuk mendukung hal itu, beberapa waktu yang lalu digelar dialog interaktif di Radio Suara Pati 99,7 FM yang bertujuan untuk mensosialisasikan program mereka kepada seluruh pedengar radio Suara Pati.

 

Tim yang diwakili oleh Drs. Sutrisno, SE. MM,  Ahmad Tholhah dan Ade Juwariyah dalam siarannya mengungkapkan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan proyek yang didanai melalui PNPM Mandiri Perdesaan di Kabupaten Pati perlu ditingkatkan. Selain itu, diperlukan pula penyadaran hak masyarakat atas pembangunan sekaligus membangun empati masyarakat terhadap program PNPM-MP tahun 2012. “Kami juga butuh pengawasan dari berbagai pihak agar pelaksanaan benar-benar mampu memberdayakan masyarakat”, tutur Sutrisno.

 

Lebih lanjut Sutrisno mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan (MP) di 17 kecamatan se-Kabupaten Pati yang diutamakan adalah prinsip transaransi dan akuntabilitas, yang mengandung arti bahwa semua kegiatan atau proses PNPM mulai dari perencanaan, pengambilan keputusan, usulan kegiatan yang dibiayai dana bantuan PNPM pelaksanaan dan pelestarian kegiatan, dilaksanakan secara terbuka dan melibatkan partisipasi masyarakat setempat.   www.jatengprov.go.id/newsroom-Pati