Menteri Perumahan
Rakyat,H.Djan Faridz, Jum.at lalu (20/4), mengadakan kunjungan Kerja di
PT.Sritex Sukoharjo. Kunjungannya di perusahaan tekstil tersebut dalam rangka merealisikan
rencana pembangunan rumah murah sebanyak 3000 unit bagi karyawan PT Sritex.
Kunjungan Menpera Djan
Faridz didampingi Bupati,H.Wardoyo Wijaya,SH.MH,Wakil Bupati
Drs.H.Haryanto.MM,Presdir.PT Sritex,H.Lukminto dan Muspida Sukoharjo.
Acara diawali tayangan
profil PT Sritex kemudian ucapan selamat datang oleh Direktur PT Sritex Iwan
Setyawan Lukminto, menyampaikan bahwa PT Sritex diawali dari sebuah toko kecil
di Klewer yang dirintis oleh H.Lukminto sejak tahun 1966 dan sampai
saat ini telah mempunyai 15 perusahaan yang tersebar di Indonesia dan memiliki
tenaga kerja 40.000 orang dengan memproduksi pemintalan,tenun rajut,printing
dan garmen PT Sritex memproduksi pakaian militer maupun Kepolisian yang
digunakan oleh 40 negara.
Di Sukoharjo sendiri tenaga
kerja berjumlah 16.000 dan 75 % belum mempunyai rumah.Kehadiran Menpera ini
diharapkan segera dapat Selanjutnya Bupati
Sukoharjo,mengucapkan terima kasih kepada Menpera yang akan
membangun rumah murah untuk Karyawan PT Sritex,Bupati dalam kesempatan tersebut
juga mengharapkan kepada Menpera untuk membangunkan rumah untuk PNS
di Sukoharjo, jumlah PNS kurang lebih 13.000 orang yang juga
membutuhkan rumah.
Dalam sambutannya Djan
Faridz mengatakan bahwa PT Sritex merupakan Perusahaan yang pertama memikirkan
karyawannya untuk memiliki rumah.Untuk itu Pemerintah melalui Kemenpera harus
membantu dan hal ini agar ditiru oleh perusahaan-perusahaan yang lain.Karena
rumah murah ini harga kurang lebih Rp.35.000.000,yang dibiayai oleh
BRI diangsur selama 15 tahun sehingga setiap bulan angsuran kurang lebih Rp.
300.000.
Menanggapi usulan Bupati
Sukoharjo tentang rumah untuk PNS Menpera akan mempersiapkan anggaran asal
tanah dan pensertifikatan gratis disediakan oleh Pemerintah Daerah. Selesai
penerimaan diruang pertemuan, Kemenpera mananam Duwet Putih di halaman PT
Sritex dan meninjau proses produksi .
Setelah Menpera Kembali
Ke Jakarta, Deputi Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera,Ir.Jamil Ansari dan
Bupati didampingi Kepala DPU meninjau lokasi yang akan dibangun perumahan
karyawan PT Sritek di Plesan Kec.Nguter,kemudian menuju Kec.Bulu untuk meninjau
pembangunan Rumah Tangga Layak Huni (RTLH) yang telah dilaksanakan sebanyak
200 rumah dan di tahun 2013 Bupati Sukoharjo mengajukan RTLH sebanyak 2000
rumah untuk warga Kec.Bulu. Di tahun-tahun berikutnya Bupati juga akan terus
mengusahakan untuk rakyat yang lain. Terakhir rombongan meninjau tanah
bekas Bengawan Solo di Tambak Boyo yang direncanakan untuk lokasi pembangunan
Rumah PNS dari Kemenpera. www.jatengprov.go.id/newsroom_sukoharjo