download?fid=Inbox&mid=1_4256732_ANqQCmoAAOWrT4vGKgFzbh96n7E&pid=3&tnef=&YY=1334564449858&file_name=Gubernur2.jpg&appid=YahooMailNeo

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, Hj. Sri Suharti Bibit Waluyo, Senin (16/04), meresmikan Show Room Dekranasda Kabupaten Cilacap. Peresmian ditandai dengan pengguntingan untaian bunga dan penandatangan prasasti oleh Hj. Sri Suharti, disaksikan Gubernur Jawa Tengah H.Bibit Waluyo, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dan sejumlah pejabat Pemprov Jateng dan Pemkab Cilacap.

 

Ketua Dekranasda Kabupaten Cilacap, Hj. Tetty Suwarto Pamuji dalam kesempatan tersebut menyampaikan, dibidang perindustrian dan perdagangan, Cilacap memiliki UMKM sebanyak 29 unit dengan berbagai jenis produk unggulan dan kerajinan. 


Produk-produk unggulan tersebut antara lain, kerajinan kerang laut, kerajinan perak, patung asmat, kerajinan tas, enceng gondok, kerajinan sabut kelapa berkaret/Sebutret, batik, kerajinan olahan makanan berbahan sukun, krupuk tengiri, gula kelapa dan lain-lain.

 

Keberadaan Show room dekranasda, lanjut Hj. Tetty bertujuan untuk membina dan meningkatkan para pengrajin dalam pengembangan mutu, desain produk dan kemasan, dengan menggunakan inovasi desain dan tehnologi. Dengan demikian produk kerajinan memiliki daya saing baik dipasar domestik maupun international.

 

Show Room juga diharapkan mampu mempromosikan produk hasil kerajinan khas Cilacap dalam rangka memperluas pasar di dalam dan di luar daerah. Sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk kerajinan khas Cilacap, yang pada gilirannya mampu mengangkat harkat dan taraf hidup para pengrajin.

 

Gubernur Jawa Tengah H. Bibit Waluyo dalam kesempatan tersebut mengatakan, show room dekranasda Cilacap diharapkan dapat menjadi jendalanya produk-produk unggulan Cilacap. Dengan memasuki show room, kita sudah bisa melihat berbagai produk unggulan yang ada di Cilacap. Dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, semuanya mempunyai  show room seperti ini. Memang ini cara terbaik untuk mempromosikan produk-produk unggulan yang ada di daerah.

 

Menurut Gubernur, Kalau Cilacap sudah memahami dan menekuni masalah handycraf dengan baik, maka wilayah itu pasti akan maju. Karena rakyat disamping memiliki pekerjaan tetap dibidang pertanian dalam arti luas, merekapun masih memiliki satu ketrampilan dibidang UMKM.   

 

UMKM ini telah merambah ke seluruh pelosok Jawa Tengah, dan masing-masing daerah berlomba untuk mempersiapkannya dengan baik. UMKM telah tumbuh dan berkembang dengan baik, berkat pemerintah mengucurkan dana Kredit usaha Rakyat/KUR, yang hingga sekarang jumlahnya sudah mencapai Rp. 7 trilyun lebih. Jadi tertinggi penyerapan KUR di Indonesia, lanjut Gubernur adalah provinsi Jawa Tengah. Karena penyerapan KUR tinggi, maka gerakan di sektor UMKM ini sungguh sangat luar biasa.

 

Kepada masyarakat Cilacap, Gubernur mengharapkan, agar UMKM ini benar-benar ditekuni dengan baik. Potensi-potensi unggulan yang ada di daerah, terus digali dan dikembangkan, sesuai specifikasi daerah masing-masing.

 

Pahami juga ujar Gubernur, bahwa Cilacap adalah merupakan satu daerah destinasi pariwisata Jawa Tengah. Tentunya berkembangnya pariwisata di Cilacap juga akan sangat didukung oleh adanya produk-produk unggulan Cilacap.

 

Oleh karena itu, obyek-obyek wisata di Cilacap harus ditata dan dikembangkan dengan baik. Sehingga Cilacap menjadi tujuan wisata, bukan daerah yang terisolir jauh dari mana-mana. Bahkan kalau dilihat dari potensinya, Cilacap memiliki Nusakambangan, yang menawarkan sejuta keindahan alam. **www.jatengprov.go.id/Berita Utama-Cilacap