Wonosobo - Bupati
Wonosobo, HA Kholiq Arif menghimbau masyarakat untuk segera menyelesaikan
kewajiban pajaknya sebelum batas akhir penyerahan SPT tahunan 31 Maret
mendatang. Peran serta aktif masyarakat dalam menyelesaikan kewajiban pajaknya
akan sangat membantu pemerintahan meningkatkan penerimaan negara. Dengan
meningkatnya penerimaan negara dari sektor pajak, sumber pembiayaan pembangunan
negara juga secara otomatis meningkat. Di daerah, peningkatan penerimaan pajak
juga akan berimbas pada kelancaran pembangunan sarana dan prasarana serta
infrastruktur publik seperti jalan desa, kecamatan, hingga kabupaten.
Efek positif dari semakin
mulusnya jalan, laju perekonomian masyarakat juga lebih lancar, sehingga
berimbas pada peningkatan pendapatan masyarakat. Demikianlah lingkaran dan
siklus pajak secara sederhana, berasal dari dan untuk kita sendiri, jelas
Bupati dalam acara Pekan Panutan Penyerahan SPT Tahunan Pajak Orang Pribadi
Tahun 2011 di Pendopo Kabupaten, Selasa 20 Maret 2012.
Lebih lanjut, Bupati juga
menyebutkan dua nilai positif dari kesadaran manusia dalam membayar pajak,
yaitu nilai Ketuhanan dan Kebangsaan. Mengutip pendapat salah satu ulama,
Kholiq menerangkan mengenai kesadaran bayar pajak tersebut memiliki sinergitas
dengan membayar zakat bagi kaum muslim.
Pada prinsipnya pajak
juga memiliki tujuan mulia, yaitu membantu sesama. Hal itu karena pada
akhirnya, penerimaan pajak akan dialokasikan ke sektor-sektor penting, seperti
pendidikan dan kesehatan. Dengan pajak yang disetor, anak-anak bisa bersekolah
tanpa biaya, para ibu dapat melahirkan tanpa harus pusing memikirkan biaya
persalinan karena sudah ada Jamkesmas, maupun sektor-sektor lain yang tidak
kalah penting.
Sedang dari nilai Kebangsaan,
setiap pembayar pajak berarti telah memiliki semangant nasionalisme karena
berkontribusi terhadap pembangunan negara. Karena itu, baik selaku Kepala
Daerah maupun pribadi, Bupati menyatakan komitmen untuk mendukung gerakan taat
pajak dan akan terus menghimbau masyarakat Wonosobo agar selalu memenuhi
kewajiban pajaknya.
Dalam acara yang digelar
oleh Kantor Pajak Pratama (KPP) Temanggung tersebut, hadir pula perwakilan
Kantor Wilayah Pajak II Jawa Tengah, serta seganap unsur Muspida Kabupaten Wonosobo.
Sebagai wujud keteladanan terhadap masyarakat, Bupati didampingi Dandim,
Kapolres dan Kajari dan Sekda menyerahkan SPT Tahunan mereka kepada Kepala KPP
Temanggung, dan langsung dimasukkan dalam Drop Box yang disediakan. Untuk
penyerahan tersebut, Kepala KPP Temanggung, Dra Roos Indarpurwati Yulina
Patrianingsih M Tax juga menyerahkan tanda terima kepada Bupati dan Muspida.
Dalam sambutannya, Yulina
juga menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya terkait dukungan yang diberikan
jajaran Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam menyukseskan gerakan taat pajak.
Secara nyata, dukungan dari jajaran Pemkab, baik Wonosobo maupun Temanggung
telah membuat KPP Temanggung menorehkan prestasi membanggakan, yaitu dinobatkan
sebagai KPP dengan kinerja terbaik di Wilayah Jateng. Prestasi tersebut seiring
dengan meningkatnya penerimaan pajak yang tumbuh hingga 33 % dari tahun 2010.
Di luar Pajak Bumi Bangunan (PBB), pajak di Temanggung-Wonosobo mencatatkan
jumlah fantastis hingga 187 Milyar Rupiah, atau 107 % dari Target yang
ditetapkan.
Melalui Pekan Panutan
yang ditujukan agar bisa menjadi motivasi dan teladan bagi masyarakat tersebut,
Yulina juga berharap penerimaan pajak di Tahun 2012 akan semakin meningkat.
Selain meningkatnya jumlah penerimaan, Kepala KPP Temanggung tersebut juga
meminta agar Wajib Pajak dapat meningkatkan kualitas pengisian SPT dengan
berlandaskan kejujuran. *Kontributor Humas Setda Wonosobo**