AMBARAWA - Gubernur Jawa Tengah H Bibit Waluyo menegaskan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memiliki peran sebagai penegak peraturan daerah dan penjaga ketertiban umum, maka tugas yang diembannya harus dilaksanakan secara professional.

 

“Performa semacam itu harus dilakukan dengan mengedepankan sikap ngayomi dan ngayemi sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. Selain itu, mampu menciptakan suasana yang menyejukkan kondisi,” katanya saat menjadi Inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun Satpol PP ke-62 tahun 2012 tingkat Jawa Tengah di lapangan Pangsar Jenderal Sudirman Ambarawa, Rabu (7/3) pagi.


Gubernur mengatakan, Satpol PP telah berperan penting menciptakan situasi kondusif di Jawa Tengah. Hal itu membawa pengaruh besar bagi pelaksanaan pemerintahan dan  pembangunan sekaligus kesejahteraan warga. Terbukti, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah terus meningkat mencapai angka 6,1 persen pada tahun 2011 dibanding tahun 2008 yang tercatat 3,9 persen.

 

Selain itu tingkat inflasi regional juga terus menurun hingga angka 2,6 persen pada tahun 2011 dibanding tahun 2008 yang berada di kisaran 9,8 persen.  “Semuanya itu bisa tercapai karena kondisi daerah yang aman dan kondusif. Salah satunya karena dukungan dari kinerja satpol PP Jawa Tengah termasuk di tingkat Kabupaten/Kota,” tambah Gubernur. 


Pada kesempatan itu pula, Gubernur juga membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri selaku pembina umum Satpol PP. Dijelaskan, berdasarkan pasal 29 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2010, Satpol PP bertugas mengkoordinir pemeliharaan dan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat lintas Kabupaten/Kota. “Situasi yang tertib dan tenteram di masyarakat pada gilirannya juga akan berdampak pada situasi keamanan yang kondusif dan memperkuat ketahanan nasional secara umum,” katanya.


Upacara Peringatan HUT ke-62 Satpol PP tingkat Kabupaten Semarang diikuti peleton perwakilan Satpol PP Kabupaten/Kota se Jawa Tengah. Selain itu juga diikuti peleton perwakilan Kodim 0714 Salatiga, peleton Yonkav-2 Serbu Ambarawa dan Polres Semarang. 

 

Pelaksanaan upacara diwarnai dengan insiden pingsan setidaknya tujuh orang anggota Satpol PP peserta upacara. Namun hal itu tidak mengganggu kelancaran jalannya upacara. Hadir pada upacara itu Kasdam IV Diponegoro Brigjend TNI Sunindyo, Wakil Gubernur Jateng Dra. Hj.Rustriningsih, MSi, Kepala Satpol PP Jawa Tengah Drs M Arief Irwanto MSi, Bupati Semarang H Mundjirin dan para Kasatpol PP Kabupaten/Kota Se Jawa Tengah. 


Serangkaian dengan upacara, dilaksanakan pula lomba defile peleton Satpol PP Kabupaten/Kota. Peleton Satpol PP Kabupaten Wonogiri menjadi yang terbaik pertama disusul Kabupaten Sukoharjo dan Kota Semarang. Piala, piagam dan uang pembinaan diserahkan langsung oleh Gubernur H Bibit Waluyo kepada para pimpinan peleton juara.  
*JatengNewsroom_junaedi_ed.BS

Balas ke: